Tragedi Kanjuruhan, Warna Hitam di Halaman Depan Media Nasional

Penulis -

Senin, 3 Oktober 2022 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, prokabar – Tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan yang telah menelan ratusan korban jiwa, memang telah menjadi catatan kelam persepakbolaan Indonesia, yang berubah duka nasional.

Dunia internasional ikut memberikan perhatian, atensi, dan ucapan duka mengalir. Mulai dari FIFA, klub-klub Eropa, para pemain level internasional. Atas nama kemanusiaan dan atas nama sepakbola yang universal, mereka semua ikut memberikan kepedulian dan empaty.

Hari ini, Senin (3/10/2022) media-media terkemuka Indonesia mengisi halaman depannya dengan Tragadi Kanjuruhan.

Semuanya seperti sepakat, memberikan warna hitam sebagai cover halaman adalah cara untuk menggambarkan betapa memilukan tragedi di Kota Apel itu. Nama-nama korban pun dicantumkan disana.

Koran tempo mengusung judul “Tragedi Sepakbola Kita” dengan memberi Font Merah ditengah lingkaran hitam yang dikelilingi nama-nama korban Kanjuruhan.

Republika tak kalah kreatif ditengah duka, dengan background sebuah bola mereka menempatkan nama-nama korban di tengah-tengah bola itu. Judul ” Kanjuruhan Duka Kita” menyertai hitamnya halaman depan mereka hari ini.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Mirip dengan republika, Media Indonesia juga memilih bola sebagai wadah menempatkan nama-nama korban di halaman depan. Tapi media satu ini lebih tegas berjudul; “Indonesia Berduka, Petaka Sepak Bola”.

Sedangkan Kompas benar-benar menghitamkan halaman depannya. Nama-nama korban dengan font putih disusun rapi dalam bulatan oval berbentuk Stadion. Hanya satu kata yang diberikan untuk judul yang ditempatkan dibawah sebuah pita; Tragedi!

Media asing
Media-media asing ternama juga menyoroti tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang menewaskan 127 orang dan membuat 180 lainnya terluka.

Tragedi ini terjadi usai tuan rumah Arema FC kalah dari Persebaya, Sabtu (1/10) malam. Lebih dari seratus orang meninggal karena terinjak-injak saat polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah suporter yang saat itu rusuh dan masuk ke lapangan.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

The Guardian jadi salah satu yang memberitakan tragedi Kanjuruhan tersebut, dengan menurunkan berita berjudul “More than 120 people reportedly killed in riot at Indonesian football match.” (Lebih dari 120 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan di pertandingan sepak bola Indonesia).

Demikian pula dengan The New York Times yang menurunkan berita dengan “Riots at Indonesian Soccer Match Leave Several Fans Dead” (Ricuh di pertandingan sepak bola Indonesia menewaskan beberapa fans tewas).

Media Inggris lainnya yaitu The Mirror juga melaporkan tragedi Kanjuruhan. Mereka menayangkan berita dengan judul: “Dozens of football fans killed in mass riot involving tear gas as league suspended.” (Lusinan suporter sepak bola tewas di kerusuhan massal yang melibatkan tembakan gas air mata, dan liga dihentikan).

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Kerusuhan yang terjadi di lapangan Kanjuruhan mengakibatkan ratusan terluka, dua kendaraan polisi dirusak, salah satunya dibakar. Penonton juga dilaporkan membakar fasilitas lain di stadion.

Tidak saja terjadi di dalam, kerusuhan juga berimbas ke luar stadion. Total delapan kendaraan polisi dirusak. Para pemain Persebaya sempat tertahan hingga satu jam di kendaraan taktis milik polisi. Mobil rantis yang ditumpangi Persebaya juga dilempari suporter Arema.

Sekitar pukul 03:00, Minggu (2/10), Polda Jawa Timur menggelar konferensi pers terjadi tragedi di Kanjuruhan. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal, dua di antaranya polisi.

Akibat kejadian itu PSSI mengancam Arema FC dengan hukuman dilarang menjadi tuan rumah hingga sisa kompetisi Liga 1 2022/2023.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB