Tradisi Rakik-Rakik di Maninjau, Jadi Obat Rindu Perantau

Penulis -

Rabu, 4 Mei 2022 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar – Gema Takbir berkumandang mengisyaratkan Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah sudah masuk. Sejumlah pemuda di masing-masing jorong di Nagari Maninjau telah bersiap-siap memainkan perannya. Menghibur perantau dengan Tradisi Rakik-rakik Maninjau, Minggu, (1/5).

Pada Idul Fitri 2022 ini, dari lima jorong hanya empat unit rakik-rakik yang terlihat mengikuti tradisi ini. Satu jorong lagi, masih dalam proses pembuatan.

“Alhamdulillah, meski dengan perjuangan yang sangat keras dan sulit, akhirnya kesungguhan ini membuahkan hasil dari pemuda Maninjau. Keterbatasan biaya dan tenaga, tidak menjadi alasan untuk tidak melestarikan budaya dan karya seni rakit-rakit ini,” ungkap Romi Pasla, Ketua Pemuda Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Rabu (4/5).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Hakikiatnya, perjuangan membuat rakit-rakit tidaklah mudah. Butuh tenaga tenaga, pikiran hingga mencari dana untuk yang cukup besar untuk memenuhi segala kebutuhan. Diawali mencari batung atau bambu untuk meriam tomong, bambu perangkai rakit-rakit, obor puluhan botol, hingga beragam plastik hias lainnya. Belum lagi sewa papan untuk lantai, mesin kapal dan bensin yang puluhan liter.

“Pembuatan rakik-rakik diawali mencari meriam bambu di atas perbukitan yang sangat jauh mendaki melintasi tebing curam. Kemudian dilanjutkan dengan pencarian bahan lainnya yang masih berhubungan dengan alam,” lanjutnya.

Tradisi Rakit-rakit ini sudah ada sejak dahulu kala. Dan menjadi kebutuhan masyarakat, pemuda dan perantau yang pulang kampung. Pada Puncak Acara malam Tradisi Rakik-rakik, ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan atraksi Rakik-rakik di Tapian Panyinggahan. Sampai petugas kepolisian setempat, kesulitan mengatur parkir lalulintas. Lokasi atraksi berada di pinggir danau dan strategis untuk menyaksikan langsung penampikan rakik hias pemuda lima jorong.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kebahagiaan kami adalah disaat perantau pulang, bisa menikmati keindahan karya seni rakik-rakik ini. Dan membuat mereka senang dan bahagia. Kerinduan kampung halaman terobati dengan Tradisi Rakik-rakik ini. Kesan ini jelas akan selalu menjadi obat rindu dan memberi kesan terindah saat hendak kembali merantau,” tenangnya.

Sementara itu, Suar Amadi salah seorang perantau bersama belasan perantau lainnya mengatakan sangat bahagia bisa melihat kampung halaman. Setelah sekian lama merantau dan dua tahun tertunda pulang kampung akibat pandemi covid-19, akhirnya bisa sampai di Jorong Bancah Nagari Maninjau, Kabupaten Agam.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami sekeluarga mencapai 50 orang dari Sitiung, Dharmasraya pulang kampung bersama tahun 2022 ini. Dan pulang kali ini terlengkap dan terbanyak berkumpul di rumah gadang keluarga besarnya,” tuturnya.

“Kami sangat puas dan bahagia. Kelengkapan keluarga besar ini disambut meriah atraksi rakik-rakik. Dan kami melihat kali ini dikelola Pokdarwis Riak Danau. Hasilnya sangat heboh dan luar biasa. Kami juga senang juga ikut berpartisipasi,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB