Daerah

TPA Air Dingin Diperkirakan Penuh Tiga Hingga Empat Tahun Kedepan

Padang, Prokabar – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Kota Padang diprediksi tidak bisa lagi menampung sampah dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Sebab tumpukan sampah semakin meninggi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Deni Harzandy, Kamis (10/1).

Ia mengatakan untuk jumlah sampah yang masuk ke TPA yang terletak di daerah Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang mencapai 500 ton per hari.

“Untuk saat ini, lokasi pembuangan yang kami miliki masih bisa menampung sampah sebanyak 500 ton per hari, tetapi tiga hingga empat tahun ke depan tentu tumpukannya akan semakin tinggi,” ujarnya.

Ia mengkhawatirkan jika tumpukan sampah semakin tinggi, maka akan berpengaruh terhadap pemukiman masyarakat di sekitar lokasi tersebut.

“Yang dikhawatirkan nantinya jika penumpukan ini semakin tinggi, maka akan berakibat jika terjadi hujan dan sampah itu akan turun serta menghantam rumah warga,” sambungnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya melakukan pengolahan sampah tersebut dengan cara komposer sehingga sampah yang diolah menjadi pupuk itu bisa dimanfaatkan.

“Saat ini kami hanya melakukan dengan cara komposer untuk sampah organik, sementara untuk sampah anorganik masih kami tumpuk,” ujarnya.

Untuk sampah berbentuk busa, ban bekas dan sterofom akan ia mencanangkan agar bisa dimusnahkan dengan cara menggoreng atau membakarnya.

“Untuk busa dan sterofom itu asalnya dari cairan kimia, jadi untuk pemusnahannya harus seperti itu karena jika dibiarkan saja pelapukannya sangat lama,” sambungnya.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top