Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Total Sudah 13 Orang Guru Ditemukan Positif Covid di Tanah Datar

Dibaca : 257

Tanah Datar, Prokabar – Hasil screening Covid 19 yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap tenaga pendidik disatuan pendidikan kembali menemukan 5 orang guru positif Covid 19. Lima orang guru tersebut berasal dari beberapa kecamatan seperti Kecamatan Sungayang, Rambatan dan Tanjung Emas.

Dengan bertambahnya guru yang terinfeksi Covid 19,  maka sampai saat ini total guru yang ditemukan terinfeksi corona berdasarkan hasil screening sebanyak 13 orang. Untuk  diketahui, screening tersebut merupakan masih sampel dari tingkatan SMA/SMK dan MA.

“Iya 5 orang hari ini adalah Guru. totalnya sudah 13 orang untuk guru tingkatan SMA/SMK dan MA yang positif Covid 19. Tapi ini masih specimen yang kita ambil pada kamis ya, untuk spesimen jumat belum keluar hasilnya,” sebut Roza melalui sambungan telpon.

Selain guru, bedasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dilakukan Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, juga ditemukan 2 orang pensiunan dan seorang pelajar yang positif Covid 19. ketiga pasien berasal dari kecamatan Lima Kaum dan Lintau Buo.

“Satu orang pasien Covid kita juga dilaporkan meninggal dunia di RSAM Bukittinggi, pasien meninggalnya jam 11.00 WIB dan berasal dari Lintau Buo. Untuk pemakamannya, tadi telah dimakamkan dengan protokol Covid oleh PMI.” sebut Roza Mardiah Kabid P2P Dinkes   Tanah Datar, saat dihubungi, Selasa (12/1).

Sedangkan, akumulasi  kasus orang yang terkonfirmasi di Tanah Datar tercatat sebanyak 899 orang, dimana 746 sudah sembuh dengan hasil negatif, dan meninggal dunia bertambah menjadi 30 orang.

“Untuk orang yang masih aktif, mendapatkan penanganan diantaranya,  4 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 1 orang dirawat di RS Rasidin, 3 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 3 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 4 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 4 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi, 3 orang isolasi RSUD Padang Panjang dan 96 orang isolasi mandiri,” tutupnya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top