Total Sudah 1.175 Ton Beras dari Indonesia Masuk ke Gaza

Penulis -

Kamis, 5 April 2018 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudah satu pekan berjalan, setiap harinya di gerbang perbatasan Kerem Shalom – gerbang yang membatasi Gaza dan Israel – ada konvoi truk logistik yang tak biasa. Muatan yang diangkut dalam tiap truk berupa karung-karung beras, jumlahnya ribuan. Tapi ini bukan beras biasa, di tiap karung beras tertanda jelas bendera Merah Putih sebagai identitas.

Ya, muatan yang hilir mudik dimasukkan ke dalam Gaza setiap harinya itu mengangkut beras dari Indonesia. Tiap-tiap truk dengan muatan tunggal atau gandeng itu mengangkut ratusan ton beras per harinya. Di bagian kanan dan kiri truk, sekali lagi berkibar bendera Indonesia bersanding dengan bendera Palestina.

Tujuan terakhirnya sampai ke Gaza. Sejak diberangkatkan dari Indonesia 21 Februari 2018 lalu, perjalanan bantuan beras dengan tajuk Kapal kemanusiaan Palestina secara bertahap telah melewati berbagai fase perjalanan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Bambang Triyono, selaku Direktur Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) memaparkan, perjalanan Kapal Kemanusiaan Palestina “terpaksa” harus berlabuh di Pelabuhan Ashdod di Israel, untuk membongkar muatan. Karena hanya Ashdod satu-satunya gerbang laut membawa masuk bantuan sampai ke Gaza, Palestina.

“Dari Ashdod, setiap harinya sejak Senin (26/4) kemarin, berlangsung proses masuk ke dalam Gaza. Konvoi truk mengangkut beras dari keluar dari Ashdod, ratusan kilometer mengarah ke selatan. Kemudian masuk ke Gaza melewati gerbang Kerem Shalom,” ujar Bambang.

Sudah 1.175 ton dari total 2.000 ton beras masuk ke Gaza

Berangkat dari Indonesia 21 Februari silam, total muatan Kapal Kemanusiaan mengangkut sebanyak 2.000 ton beras. Bambang menambahkan, setiap harinya, sekitar 100-400 ton beras masuk bertahap. “Konvoi masuk ke Gaza hanya tertunda di Jumat (30/3) dan Sabtu (1/4) karena hari Jumat dan Sabtu adalah hari libur di Gaza,” ujar Bambang.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sampai dengan Senin (2/4), mitra ACT di Gaza mengatakan, sudah ada 1.175 ton beras yang masuk dan ditampung sementara di gudang di Gaza bagian selatan. Setiap satu truk yang masuk mengangkut 25-50 ton beras, tunggal maupun gandeng.

“Dalam satu hari, Alhamdulillah kami bisa membawa masuk ke Gaza 4 hingga belasan truk, atau setara dengan 100 sampai 400 ton beras. Bendera Merah Putih dan Palestina berkibar di atas truk sebuah kebanggaan untuk kami, bahwa Indonesia dekat sekali dengan Palestina,” kata Mohammad Najjar, perwakilan mitra ACT di Gaza.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Ketika laporan ini dituliskan, pekerjaan belum tuntas. Masih ada kurang lebih 800 ton beras dari Indonesia yang bakal dibawa masuk sampai ke Gaza. Sementara itu, di dalam sebuah gudang di bagian selatan Gaza, beras bantuan dari Indonesia ditampung, proses pendistribusian akan dilakukan sesegera mungkin.

“Alhamdulillah setiap harinya truk beras dari rakyat indonesia tiba. Kami rakyat Palestina sangat berterima kasih pada bangsa Indonesia. Semoga Allah membalasnya dan semoga hal ini bisa terus berlanjut. Terima kasih banyak Indonesia,” kata Aisha, perwakilan mitra ACT ketika menyambut konvoi truk di gerbang Kerem Shalom, perbatasan Gaza, Senin (2/4). (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB