Pasaman, Prokabar – Seorang warga Lubuak Aro, Jorong VI Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao babak belur dianiaya orang tak dikenal, Kamis (1/1) malam sekitar pukul 19.30 Wib.
Wanita paruh baya tersebut diketahui bernama Saudah (67). Dirinya diduga dianiaya lantaran melakukan protes terhadap pelaku penambang emas yang beroperasi di kawasan batang air daerah Lubuak Aro.
Menurut pengakuan anak korban, Iswadi Lubis (40) kepada Prokabar.com, orangtuanya dianiaya sekitar pukul 19.30 Wib di sekitar batang air Sibinail, tempat para pelaku tambang menambang emas secara ilegal.
Ia menerangkan, kejadian bermula ketika pada Kamis sore, si korban sempat menegur pelaku untuk tidak melakukan penambangan lagi di kawasan batang air Sibinail ini, karena bisa merusak ekosistem alam sekitar.
“Sesaat setelah ditegur, para pelaku sempat menghentikan aksinya. Namun, malamnya, para pelaku kembali melakukan aksinya, sehingga orang tua kami kembali ke batang air Sibinail tersebut,” terangnya.
Saat korban tiba dilokasi kejadian dengan menggunakan senter, korban secara tiba-tiba diserang pelaku dengan cara melempar korban dengan batu, hingga mengenai muka korban.
“Ibu kami langsung lari setelah terkena lemparan batu tersebut. Namun malangnya, orangtua kami terjatuh. Disitulah para pelaku memukul orang tua kami hingga nyaris meninggal dunia,” tuturnya.
Setelah pelaku melihat korban sudah tidak bergerak lagi, para pelaku membuang korban ke dalam semak-semak tak jauh dari lokasi penganiayaan.
“Orang tua kami baru tersadar sekitar pukul 01.30 Wib pada esok harinya. Dengan wajah lebam dan penuh luka orang tua kami tiba dirumah dan pingsan setelah sampai di teras rumah. Beruntung ayah kami melihatnya dan melarikan korban ke Puskesmas Rao,” terangnya.
Setelah kejadian itu, keluarga korban melaporkan perihal penganiayaan yang nyaris merenggut nyawa orangtuanya ke Polsek Rao dan Polres Pasaman.
“Kita berharap pihak penegak hukum dapat bertindak seadil-adilnya dan melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” harapnya. (RH)
















