Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Tolak Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19, Keluarga Pasien Di Pasaman Bawa Pulang Paksa Jenazah

Ilustrasi
Dibaca : 353

Pasaman, Prokabar — Seorang pasien positif corona yang meninggal dunia di RSUD Lubuk Sikaping dibawa pulang secara paksa oleh keluarga pasien. Kejadian naas ini terjadi, Kamis (5/11) siang. Informasi inipun langsung membuat heboh Pasaman hingga Sabtu (7/11). Pasalnya, ini merupakan kejadian untuk kedua kalinya dalam kasus serupa.

Direktur RSUD Lubuk Sikaping Yong Marzuhaili menjelaskan, keluarga pasien membawa pulang secara paksa jenazah Z, lantaran menolak untuk dimakamkan dengan protocol covid-19.

“Pasien merupakan warga Sungai Tanang Jorong Kampunh Hangus Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol. Berjenis kelamin laki-laki dan berusia 51 tahun,” kata dokter Yong.

Diakui dokter Yong, kejadian naas ini berawal saat pasien meninggal dalam perawatan di ruang isolasi. Sebelum meninggal, petugas medis telah mengambil sampel Swabnya.

Akan tetapi, sebelum sampel keluar, pasien keburu meninggal. Keluarga korban yang mulanya telah menyetujui kalau pasien yang meninggal di ruang rawatan isolasi bakal dikebumikan dengan protocol covid-19, malah bertindak nekat.

“Z meninggal Kamis, sampel baru keluar kemarin (Jumat-red). Hasilnya positif. Dengan kajadian ini Tim Satgas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Pasaman menurunkan petugas untuk melakukan tracking dan pengambilan sample swab kepada pihak keluarga dan warga yang sempat berkontak erat dengan pasien positif covid yang meninggal tersebut,” pungkas Yong. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top