Tanah Datar, Prokabar- Seorang pelaku curanmor diringkus satuan Reskrim Polres Tanah Datar setelah menggondol satu unit sepeda motor dan aksinya terekam camera pengawas, CCTV salah satu bengkel di kabupaten itu. Dalam aksinya, pelaku malah nekad berpakaian layaknya seorang anggota TNI.
“Pada awalnya, kita mengira dia (pelaku) anggota TNI, setelah dilakukan kroscek dengan Kodim 0307 Tanah Datar bisa dipastikan bukan anggota TNI sehingga yang bersangkutan akan diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” Sebut Kapolres Tanah Datar, AKBP Ruli Indra Wijayanto saat dimintai keterangannya, Rabu (6/7).
Kapolres menyampaikan jika peristiwa pencurian dan penangkapan terhadap pelaku itu terjadi pada tanggal 4 Juli 2022 kemarin. Pelaku diamankan di wilayah Polsek Lintau Buo setelah sempat lari dari kejaran petugas.
” Pada saat itu, anggota kita mendapatkan informasi dari piket layanan SPK bahwa ada masyarakat yang kehilangan kendaraan. Dan disitu juga didapatkan informasi ciri ciri dari pelaku. Atas informasi itu kita lacak lokasi dan lakukan pengejaran. Karena kondisi jalan yang ramai pada saat itu, petugas lain meminta bantuan kepada Polsek Lintau Buo karena pada saat itu pelaku mengarah ke wilayah itu,” papar Kapolres.
Menurut hasil pemeriksaan, pelaku baru pertama kali melakukan pencurian kendaraan bermotor, dan tidak ditemukan adanya catatan kejahatan lain. Aksi pelaku juga dilakukan karena ada kesempatan, dimana pemilik kendaraan meninggalkan kunci kendaraanya di laci motor.
Terkait asal muasal pakaian TNI yang disalahgunakan, dikatakan jika didapatkan dari seorang teman pelaku yang dahulu sempat dekat.
” motifnya tidak ada (mencuri), motifnya (menggunakan atribut TNI) itu karena rasa keinginan menjadi anggota TNI, tapi tidak tercapai,” sebut pria dengan dua melati dipundaknya itu.
Selain sepeda motor, berdasarkan penggeledahan juga ditemukan senjata laras pendek, yang kemudian diketahui sebagai pistol mainan.
” berdasarkan pemeriksaan, itu dibeli dari pasar Batusangkar, tujuannya untuk hadiah keponakannya. Jadi tidak untuk digunakan dalam rangka untuk aksi kejahatan,” tutup Kapolres.
Menghindari peristiwa serupa, Kapolres menghimbau masyarakat untuk tidak lalai dalam meninggalkan kendaraan, terlebih ditempat keramaian. (eym)
















