Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Sibolga, Ini yang Akan Dilakukan Presiden

Penulis -

Minggu, 17 Maret 2019 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sibolga, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku terkejut dengan terjadinya ledakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh Solimah, istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah, di Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (13/3) lalu.

“Sibolga selama ini dikenal sebagai kota yang damai tidak ada perpecahan, tidak ada saling menghujat, kota berbilang tahun. Sehingga hubungan antarumat beragama sangat baik, rukun terus,” kata Presiden Jokowi saat bersama Ibu Negara Iriana, meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada korban ledakan bom di Sibolga, Minggu (17/3) siang.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Ke depan, Presiden menekankan, yang harus dijalin adalah rasa persaudaraan karena warga di Indonesia memang berbeda-beda suku, agama, dan tradisi. Ia menyebutkan, ada 1.100 bahasa daerah yang ada di tanah air.

Menurut Presiden, saat ini yang paling penting adalah segera memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak akibat aksi bom bunuh diri itu agar segera bisa ditempati kembali oleh para penghuninya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Saya perintahkan Menteri Sosial datang hari ini. Tetapi untuk siang hari ini saya sedikit memberikan bantuan,” kata Presiden seraya memerintahkan agar Dandim, Kodim, Danrem dan Korem untuk membantu warga.

Besaran bantuan yang diberikan, menurut Presiden, seluruhnya berjumlah Rp1.451.000.000,00. Dengan rincian bantuan untuk yang rumahnya mengalami rusak berat 25 juta, sedang Rp5 juta, dan ringan Rp3 juta.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sementara itu, Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk menyampaikan bahwa akibat dari ledakan bom ini sebanyak 171 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami dampak kerusakan baik berat, sedang, dan ringan serta 151 rumah hancur. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB