Tanah Datar, Prokabar. Pungutan retribusi pasar di kawasan pasar serikat C Batusangkar kini tidak lagi dipungut dengan menggunakan karcis. Saat ini, Dinas Koperindag Tanah Datar secara resmi meluncurkan e-retribusi, dimana setiap pungutan retribusi akan dilakukan dengan menggunakan mesin yang terkoneksi lansung kedalam rekening KAS Daerah yang berada di Bank Nagari.
Kepala Dinas Koperindag Tanah Datar, Eri Darfizal mengatakan jika petugas yang memungut retribusi saat ini cukup menyodorkan mesin pembayaran kepada pedagang, dan pedagang akan mendapatkan bukti pembayaran berupa struk.
” jadi pedagang nanti cukup membayar kepada petugas, dan bukti retribusi akan diterima dalam bentuk struk. Uang dipungut itu disetor lansung oleh petugas ke KAS daerah, tentunya harus sesuai dengan jumlah yang tertera di aplikasi,” ucapnya, Kamis (4/2).
Eri Darfizal melanjutkan, aplikasi e-retribusi merupakan salah satu upaya meningkatkan pengawasan, dan mempermudah petugas pungut dilapangan. Dalam hal ini, ia membantah terjadinya kebocoran dari sektor retribusi itu sendiri.
” tidak. Ini tidak untuk mengantisipasi kebocoran, tapi ini lebih ke efisien dan efektifitas serta meningkatkan pengawasan pemungutan retribusi,” tegasnya.
Pasar serikat C Batusangkar lanjutnya, merupakan pilot project pemungutan retribusi secara elektronik. Tidak menutup kemungkinan, jika program ini sukses, maka akan dilanjutkan ke pasar pasar nagari di Tanah Datar.
” e- retribusi di pasar serikat C Batusangkar menjadi percontohan, jika sukses bisa juga diterapkan di pasar pasar nagari kita. Ada 42 pasar nagari di Tanah Datar,” ujarnya.
Selain meningkatkan pengawasan, beberapa yang ingin dicapai dari program e-retribusi pasar ini adalah untuk meningatkan PAD, dan mempercepat laporan keuangan daerah.
“Sebelumnya, untuk memungut retribusi pasar kami memang menggunakan karcis sebagai alat bukti pembayaran. Namun pada saat ini kita dituntut bekerja lebih cepat dan transparan, sehingga program E-Retribusi ini kami nilai lebih pas untuk menjawab tantangan kerja saat ini, sebab lebih cepat dalam penyampaian laporan keuangan karena sudah terkoneksi langsung dengan kas daerah, disamping juga bisa lebih meningkatkan pelayanan serta menjawab tantangan dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik,” jelas Darfizal.
Sementara, Pimpinan Bank Nagari Cabang Batusangkar Oktra Firdaus mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam program digitalisasi percepatan peningkatan PAD.
“Kami selalu mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD dan tata kelola pemerintahan yang baik, dan salah satunya adalah dengan adanya MoU dengan Pemda Tanah Datar. Kami menindaklanjutinya dengan beberapa buah perjanjian kerjasama terhadap beberapa dinas, diantaranya Dinas Koperindag Kabupaten Tanah Datar terkait dengan pelaksanaan e-retribusinya pasar, Diparpora dengan e-tiket Istano Pagaruyung, Dishub dengan program e- pengujian kendaraan bermotor atau KIR, Dinas Pertanian dengan e-retribusi dan selanjutnya untuk peningkatan PAD tentang Pajak Makan dan Minum dengan Badan Keuangan Daerah,” ujar Oktra Firdaus.
“Tujuan utamanya tidak saja pada peningkatan PAD, tetapi bagaimana PAD itu bisa terukur sehingga nantinya kita bisa memprediksi secara tepat bagaimana hasil PAD kita pada tahun-tahun mendatang,” lanjutnya.
Sebelumnya, Bupati Tanah Datar mengatakan jika pemerintah daerah bertekat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan termasuk pertumbuhan PAD.
” kami terima kasih kepada Bank Nagari atas kerjasamanya. Kita memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan PAD kita,” ujar Zuldafri Darma. (eym)
















