Tingkatkan Kompetensi Wartawan, PWI Sumbar Gelar Seminar Pengembangan Industri Sawit

Penulis -

Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat menggelar Seminar Peningkatan Kompetensi Wartawan dan Humas Pemerintah tentang industri kelapa sawit Indonesia, di Hotel Pangeran Beach Padang, Rabu (14/8).

Seminar yang menggandeng Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Pusat ini mengangkat tema Pengembangan Industri Kelapa Sawit Menuju Kemandirian Energi dan dibuka langsung oleh Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus dan Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, Chandra

Heranof mengatakan, seminar tersebut dimaksudkan untuk mengajak media, humas pemerintah, dan lembaga-lembaga terkait memperhatikan masalah kelapa sawit yang sedang dihadapi Indonesia saat ini.

“Media, humas pemerintah, dan lembaga terkait harus berkolaborasi untuk memperhatikan kelapa sawit di Sumatera Barat. Ini adalah permasalahan nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk itu dengan digelarnya seminar ini, semoga mampu melahirkan solusi atas permasalahan yang dialami petani kelapa sawit di Sumbar. “Semoga para pemateri mampu memberi pencerahan terkait  sawit yang dirasakan petani sawit . Sehingga wartawan mampu menyebarkan informasi yang benar ke masyarakat,” harapnya.

Seminar tersebut menghadirkan empat pemateri, yakni Tofan Mahdi, Ketua Bidang Koordinasi GAPKI Pusat, Humas PT Astra Internasional, dan juga mantan Wapemred Jawa pos, M Ihsan, Pemred Warta Ekonomi, Bambang Wiguritno, Ketua GAPKI Sumbar, dan Dono Bustami Dirut BPDP KS

Sementara itu Ketua Bidang Koordinasi GAPKI Pusat, Tofan Mahdi mengatakan, tahun 2005-2018 adalah puncak kejayaan di atas minyak sawit Nasional. “Keuntungan menggunakan sawit, pertama dapat dibuat makanan, Fio Menekel dan Bio Engine,” paparnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut Tofan mengatakan, menggunakan kelapa sawit lebih efisien, harganya murah, rasanya beda, tidak meleleh dan jauh lebih sehat.

Menurutnya, industri kelapa sawit sangat strategis. Selain memberikan dampak positif bagi 20 juta masyarakat Indonesia, sawit memasukkan devisa bagi negara.

“Crude Palm Oil (CPO) dunia dari tahun ke tahun terus menunjukkan peningkatan. Permintaan CPO dunia dalam lima tahun terakhir rata-rata tumbuh sebesar 9.92%. Indonesia memiliki 12 juta hektare kebun kelapa sawit dan mampu menghasilkan 140,6 juta ton CPO,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menghadapi diskriminasi terhadap kelapa sawit oleh Uni Eropa yang sangat merugikan Indonesia,  dirinya kembali menekankan pentingnya peran media, humas pemerintah, dan lembaga terkait. Mereka sangat dibutuhkan untuk membantu menginformasikan kepada masyarakat dunia tentang manfaat dan keunggulan kelapa sawit Indonesia.

Terkait pengembangan industri kelapa sawit sebagai pilihan pemanfaatan sumber energi baru pengganti minyak bumi, dirinya mengatakan pemerintah Indonesia sedang menjalankan program pengembangan biofuel (biodiesel) yang menggunakan CPO sebagai bahan bakunya.

Biofuel dinilai sangat efisien karena menggunakan bahan-bahan yang jumlahnya melimpah di Indonesia dan bisa diperbaharui. Salah satunya produk kelapa sawit, di sinilah bagaimana peran media, humas, dan kelembagaan untuk membantu kelapa sawit secara nasional,” tutupnya.

(hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB