Trending | News | Daerah | Covid-19

Lifestyle

Tingkatkan Donasi Sosial, Dompet Dhuafa Ajak Kaum Milenial jadi Muzzaki

Dibaca : 227

Jakarta, Prokabar – Dompet Dhuafa di periode 25 tahun kedua ini terus gencar menghimpun dana zakat, infaq, shadaqah dan wakaf dari para muzzaki (pemberi zakat).

Selama 2019, yayasan sosial ini telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp 378,58 miliar dan telah menyalurkan Rp 353,07 miliar di lima pilar sosial. Seperti pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, kemanusiaan, advokasi, pengembangan jaringan, Tebar Hewan Kurban (THK), sosialisasi dan operasional.

“Kami terus berinovasi dalam beragam program dan layanan terbaik. Khususnya yang selaras dengan pencapaian target SDG’s (Sustainable Development Goals). Mulai dari program bantuan langsung, layanan medis, bantuan hukum, beasiswa prestasi, respon sosial kemanusiaan dan pendampingan ekonomi untuk mengubah Mustahik menjadi Muzzaki,” jelas Nasyith Majidi selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Laporan penghimpunan dan penyaluran tersebut disampaikan Nasyith di acara ‘Public Expose 2020’. Acara bertemakan Peran Lembaga Kemanusiaan dalam Mendukung Program SDG’s Pemerintah ini dilaksanakan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Disampaikan Nasyith, agar terciptanya penghimpunan dan penyaluran yang tepat sasaran, Dompet Dhuafa menjalankan tiga pilar penting. Yaitu, menjaga keikhlasan, keIndonesiaan dan kemodernan.

“Menjaga keikhlasan dalam bekerja dimana terakhir ini banyak sekali musibah bencana alam. Pilar kedua ke-Indonesiaan karena Dompet Dhuafa lahir di Tanah Air dan disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Terakhir kemodernan, kita terus mengikuti perkembangan zaman termasuk melibatkan teknologi digital dalam pengumpulan dana,” tambah Nasyith.

Dari catatan para donatur, kaum milenial mulai ikut berpartisipasi. Banyaknya platform digital yang turut menyediakan layanan donasi ini seakan membantu Dompet Dhuafa dalam menghimpun dana.

“Alhamdulillah, kaum milenial mulai ikut berpartisipasi. Mereka sambil beli kopi kembaliannya disisihkan. Dari seribu peminum kopi dalam setiap harinya akan terkumpul miliaran rupiah. Itu sangat membantu kami meningkatkan dana dan disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan,” jelas drg Imam Nuryawan selaku Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa.

Rencana tahun ini, Dompet Dhuafa tengah menjalani program pembangunan masjid, boarding school di Lido, Sukabumi dan pembangunan pabrik pengelolaan nanas di Subang, Jawa Barat. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top