Tingkatkan Destinasi Di Kampung Hamka, Ini Terobosan Pemuda Sungai Batang

Penulis -

Selasa, 5 Maret 2019 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Setelah berjumpa dan ungkap harapan ke Camat Tanjung Raya, Pemuda Nagari Sungai Batang, khususnya di Jorong Batung Panjang melakukan beberapa aksi dan realisasi. Minimnya pengetahuan tentang ilmu managemen wisata, mendorong mereka melakukan tour edukasi ke sejumlah lokasi destinasi yang sudah dikelola dengan baik.

Tujuan pertama mereka adalah Konservasi Penyu Kota Pariaman. Di sana mereka akan berjumpa rekan-rekan komunitas pecinta alam, Tabuik Diving Club (TDC). Komunitas diving yang hobi sekaligus mitra pemerintah daerah, dalam merealisasikan monitoring terumbu karang, penyu bertelur hingga perawatan hutan mangrove (bakau). Jembatan Hutan Mangrove salah satu andalan wisata Pariaman saat ini.

“Kami sangat membutuhkan wawasan dan ilmu pengetahuan, untuk mengelola objek wisata yang profesional. Selama ini, kami belum menikmati destinasi wisata di kampung halaman kami ini. Padahal, Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka setiap saat, dikunjungi puluhan bahkan ratusan wisatawan Malaysia,” ungkap Fauzi Sutan Endah, salah seorang tokoh pemuda setempat kepada Prokabar.com.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Senada dengan Angku Imam Hendri. Mengaku sangat minim mendapat bimbingan dari pemerintah dan pemimpin sebelumnya. “Kami sangat miskin arahan dan bimbingan. Alhamdulillah, melalui Pak Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, sangat berbeda. Kami bahkan langsung difasilitasi melakukan perencanaan kedepan,” terangnya.

“Kami benar-benar mendapatkan orang tua atau pemimpin yang sangat peduli pada pemuda,” lanjutnya lagi.

Angku Imam menambahkan, akan mengoptimalkan kesempatan ini sebaik-baik mungkin. Sehingga wawasan dan ilmu pengetahuan semakin bertambah. 

Tahap awal penting mempelajari sejarah lengkap Buya Hamka beserta ayahnya Haka. Dalam hal ini, lagi-lagi kami difasilitasi Pak Camat dan jajarannya, untuk mengikuti pembelajaran, mendatangkan pemateri Dr. Pramono, M.Hum dari Fakuktas Ilmu Budaya Unand.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pembelajaran menjadi pengelola destinasi wisata juga akan didapatkan melalui kunjungan ke sejumlah destinasi yang lebih dulu maju.

“Perkembangan pariwisata saat ini, tidak lagi modren dan seenaknya. Melainkan, berbasis kearifan lokal yang dikelola langsung masyarakat setempat. Dan contoh sudah banyak kita lihat. Termasuk objek wisata yang kita tuju kali ini,” terangnya.

Tujuan kunjungan kedua, mereka berencana ke Kawasan Wisata Adventure Lubuk Alung, Padang Pariaman. Di sana pemuda ini akan melihat dan belajar secara langsung pengelolaan Objek Wisata Lubuak Nyarai dan Arung Jeram. 

“Di sana kami akan bertemu dengan Pemuda Pelopor Transformer Pembalak Liar bernama Ritno Kurniawan. Berhasil mengubah mata pencarian masyarakat dari pembabat hutan menjadi pemandu pariwisata,” ungkap Fajri, salah satu pemuda Sungai Batang.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selain melakukan study kooperatif, pemuda Sungai Batang itu juga akan mengikuti training motivation dan Loka Karya Tikam Jejak Buya Hamka.

“Khusus Loka Karya atau seminar, Pak Camat Tanjung Raya memberikan kami pembelajaran dari pemateri berkompeten. Beliau sangat antusian membimbing dan mencerdaskan kami. Jujur, kami sangat senang atas dukungan Pak Camat Handria Asmi,” tutur Fajri.

Meski demikian, perjalanan untuk mendobrak perubahan kemajuan ini masih panjang. Tekat kuat dengan kebersamaan adalah kunci keberhasilan. Berusaha saling merangkul dan menguatkan semangat. 

“Dan kami yakin dengan Ikhtiar kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kejayaan Islam di Sungai Batang melalui Wisata Reliqius Buya Hamka dapat terwujud,” pungkas Ketua Pemuda Muhammadiyah Sungai Batang tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB