Tingginya Angka Stunting di Pasaman, Bupati Ajak Warga Melek Pentingnya Gizi

Penulis -

Minggu, 27 Januari 2019 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kurang gizi hingga adanya kasus stunting alias terlambatnya pertumbuhan anak di Pasaman, ternyata juga disebabkan rendahnya kesadaran keluarga.

Ini menjadi polemik tersendiri pihak pemerintah dalam menangani dan mencegah stunting di daerah itu.

Hasil penilaian status gizi tahun 2017 di Kabupaten Pasaman, membuktikan kasus stunting di daerah ini sebanyak 40,6 persen. Dimana, angka itu lebih tinggi dari tingkat stunting di Indonesia yang hanya 29,6 persen.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Tidak heran, daerah kita ini masuk daerah lokasi khusus (Lokus) stunting di 100 kabupaten/kota se Indonesia tahun 2018. Ini jadi PR bersama untuk menuntaskan dan menurunkan angka stunting,” kata Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Minggu (27/1).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain stunting, masalah gizi lainnya adalah semakin meningkatnya angka kejadian penyakit tidak menular, seperti penyakit diabetes mellitus dan hipertensi. Penyakit ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Namun, dari keseluruhan permasalahan gizi yang ada sebahagian besar disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap masalah gizi yang dihadapinya,” kata bupati.

Bupati berharap, masyarakat yang paham akan pentingnya pemenuhan gizi bagi pertumbuhan anak, ikut menjadi ujung tombak pemerintah mengedukasi masyarakat yang tidak begitu paham. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB