Tegal, prokabar – Perjuangan pantang menyerah wakil Provinsi Sumatera Barat di Babak 8 Besar Nasional Liga Futsal Nusantara musim 2023 akhirnya terhenti di pertandingan terakhir grup J di GOR Tegal Selatan, Jawa Tengah.
Tim Sabiduak Sadayuang (SS) Futsal Kota Pariaman bermain imbang 1-1 melawan juara DKI Jakarta, Kuda Laut Nusantara Futsal Club (KLN FC), Rabu (28/6/2023) kick off jam 14.00 WIB.
SS Kota Pariaman unggul lebih dulu melalui gol backheel Habibul Ikhsan. Sayang, di penghujung babak pertama skuad KLN FC mengejar lewat gol set piece sepak pojok yang dimaksimalkan Mukarom Misluh.
Skor 1-1 di babak pertama, memantik spirit anak asuh David Afri Ardi untuk terus bekerja keras menambah gol dan mengejar kemenangan. Sejumlah perubahan strategi dan taktikal dilancarkan SS Kota Pariaman sepanjang permainan.
KLN FC yang hanya membutuhkan hasil imbang karena unggul selisih gol juga memperkuat pertahanan dengan bermain rapat menjaga celah. Beberapa kali upaya Kelvin Maulana dan kawan-kawan mentah karena performa tangguh kiper KLN FC.
Memasuki lima menit akhir babak kedua, SS Kota Pariaman kembali mengubah cara menembus pertahanan KLN FC dengan menerapkan powerplay. Upaya ini nyaris berhasil, sayang masih belum beruntung. Sepakan keras Sultan Meizaki, Hasnan Habib dan Fauzan Haider menerpa mistar dan tiang gawang. Hingga babak kedua tuntas, SS Kota Pariaman tak mampu meruntuhkan tembok pertahanan KLN FC DKI Jakarta. Kedudukan tertahan 1-1.
Hasil imbang harus diterima SS Kota Pariaman dan gagal melangkah ke semifinal, diungguli selisih gol oleh KLN FC.
“Seluruh pemain sudah berjuang dengan maksimal. Walaupun banyak serangan yang kami lancarkan berbuah satu gol dari Habibul Ikhsan. Namun skema set piece mereka mampu dikonversi menjadi gol penyeimbang. Hasilnya tidak berpihak kepada kami. Selisih gol harus membuat langkah kami terhenti.” kata David Afri Ardi, pelatih SS Kota Pariaman, seusai pertandingan.
Dengan begitu, klasemen akhir penyisihan grup J Babak 8 Besar Nasional LFN 2023 menempatkan SS Kota Pariaman di peringkat ketiga dengan nilai akhir 4 poin. Sama dengan perolehan KLN FC DKI Jakarta yang menduduki posisi runner up. Sedangkan peringkat pertama yakni Moncongbulo Muda Sulteng, 9 poin. Satu tim lainnya, HKFC Maluku, 0 poin, juru kunci klasemen.
“Maaf, belum bisa penuhi harapan Futsal Sumatera Barat promosi ke Liga Pro Indonesia.” kata Boedi Satria, Ketua Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Pariaman, kepada media di Padang.
“Dua tim grup J yang lolos ke semifinal bukan kita. Moncongbulo Muda Sulteng dan Kuda Laut Nusantara DKI Jakarta. Mereka akan berhadapan dua tim teratas grup I, Kinantan Futsal Sumut dan Excellent Jawa Barat.” pungkas Boedi
















