Satu lagi tim asal Sumatera yang juga bersitungkin mempersiapkan diri adalah Badak Lampung FC. Tim yang sama-sama terdegradasi bersama-sama dengan Semen Padang dari Liga 1 2019, bertekad untuk kembali promosi.
Badak lampung mempertahankan tujuh pemain untuk mengarungi Liga 1, dan terus menambah skuad jelang bergulirnya Liga 2. Salah satu upaya adalah memulangkan putra daerah Lampung, Manda Cingi, yang merupakan mantan pemain Semen Padang.
Sebelumnya, pemain kelahiran Bandar Lampung 26 tahun lalu itu, sudah mengucapkan salam perpisahan di akun instagramnya @mandacingi. Dia mengucapkan terimakasih dan mendoakan kesuksesan bagi Semen Padang yang akan mengarungi Liga 2 di musim 2020.
Bergabungnya Manda diumumkan di instagram resmi Badak Lampung @badaklampungfc pada Rabu (29/1/2020). Mereka mengucapkan selamat atas bergabungnya Manda. Pengumuman juga disebutkan di akun facebook Badak Lampung.
“The wait is over, kita tahu yang kalian inginkan, mulang tiyuh, selamat bergabung
Manda Cingi di Laskar Saburai, berikan yang terbaik untuk tanah kelahiran, bani,”
tulis caption yang menampilkan foto Manda.
Geliat tiga tim calon pesing itu, tentunya akan menjadi tantangan berat bagi Semen Padang yang sama sekali belum memulai persiapan. Bahkkan disaat kompetisi tinggal 45 hari, tim belum menetapkan pelatih kepala secara resmi.
Tak akan cukup waktu bagi Kabau Sirah mencari pemain berkualitas yang bisa mewujudkan target lolos ke Liga 1. Apalagi, diluar pemain asing yang memang tak bisa dipakai untuk Liga 2, 9 pemain lain yang membela tim Kabau Sirah di musim lalu, sudah hengkang atau bergabung dengan tim lainnya.
Mereka adalah Irsyad Maulana, Leo Guntara dan Dedi Gusmawan yang bergabung ke PSM Makassar. Kemudian, Teja Paku Alam ke Persib Bandung, Mariando Uropmabin ke Arema FC, Syaeful Anwar yang bergabung dengan Persita Tangerang, dan Muhammad Rifqi ke Psms Medan, dan Fridolin Kristof Yoku ke Persipura Jayapura, dan terakhir tentunya Manda Cingi.
Jelas kondisi ini mengkhawatirkan bagi pendukung Semen Padang, karena tim calon pesaing terus menggeliat dan mematangkan persiapan. Sedangkan tim kesayangan mereka belum melakukan persiapan apa-apa. “Lamo Lai Ko, Semen Padang FC?” celetuk suporter Semen Padang.(mht)
Halaman : 1 2
















