Nasional

Tim Gerak Cepat Kemenkes Siapkan Dua Layanan Saat Armina

Jakarta, Prokabar — Tim Gerak Cepat Kementerian Kesehatan tahun ini memiliki dua inovasi dalam pelayanan kegawatdaruratan haji, yaitu call center emergency Husada 99 dan kesediaan ambulance di Muzdalifah.

Koordinator Tim Gerak Cepat dr. Jerry N. Pattimura, Sp.PD dalam keterangan resmi yang diterima Prokabar, di Jakarta, Minggu (19/8) mengatakan, husada 99 adalah call center emergency yang digunakan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Gerak Cepat dalam fase Armina.

“Dengan Husada 99 diharapkan menjadi solusi terbaik apabila ada gangguan kesehatan. Bantuan kesehatan akan lebih cepat sampai kepada jamaah. Apakah bentuknya ambulance atau berupa suatu emergency response kepada jamaah dari TGC melalui TKHI,” kata dr. Jerry.

Inovasi lainnya adalah tahun ini sudah ada penempatan beberapa ambulance di area Muzdalifah, karena tahun-tahun sebelumnya akses kesana sulit. Menurut dr. Jerry hal tersebut bisa membuat proses evakuasi berjalan lebih cepat.

Lanjut dr. Jerry hanya ambulans Indonesia yang dapat memasuki area tersebut di daerah mabit dari negara-negara ASEAN. Tahun lalu ambulance Indonesia ada di jalur Jamarat di dalam sebelum terowongan jamarat.

Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina) merupakan fase terpenting dalam ibadah haji. Jemaah yang tidak wukuf di Arafah, maka ia tidak berhaji. Oleh karenanya kesiapan untuk pelayanan kesehatan jemaah harus benar-benar diaiapkan.

Kementerian Kesehatan telah menyiagakan lebih dari 300 tenaga kesehatan dari berbagai keahlian. Meski demikian kesiapan masing-masing jemaah menjadi hal paling penting.

“Jemaah harus segera melengkapi alat pelindung diri (APD), ini sangat besar manfaatnya untuk menahan panas. Jangan lupa gunakan masker, payung, semprotan air, kacamata dan alas kaki yang nyaman,” pesan Jerry.

Sementara untuk jemaah yang mempunyai penyakit menahun seperti penyakit kencing manis atau penyakit darah tinggi jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi. “Jangan lupa juga perbanyak minum untuk menghindari dehidrasi,” jelas dr. Jerry. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top