Tim Gerak Cepat Kemenkes Siapkan Dua Layanan Saat Armina

Penulis -

Minggu, 19 Agustus 2018 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Tim Gerak Cepat Kementerian Kesehatan tahun ini memiliki dua inovasi dalam pelayanan kegawatdaruratan haji, yaitu call center emergency Husada 99 dan kesediaan ambulance di Muzdalifah.

Koordinator Tim Gerak Cepat dr. Jerry N. Pattimura, Sp.PD dalam keterangan resmi yang diterima Prokabar, di Jakarta, Minggu (19/8) mengatakan, husada 99 adalah call center emergency yang digunakan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Gerak Cepat dalam fase Armina.

“Dengan Husada 99 diharapkan menjadi solusi terbaik apabila ada gangguan kesehatan. Bantuan kesehatan akan lebih cepat sampai kepada jamaah. Apakah bentuknya ambulance atau berupa suatu emergency response kepada jamaah dari TGC melalui TKHI,” kata dr. Jerry.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Inovasi lainnya adalah tahun ini sudah ada penempatan beberapa ambulance di area Muzdalifah, karena tahun-tahun sebelumnya akses kesana sulit. Menurut dr. Jerry hal tersebut bisa membuat proses evakuasi berjalan lebih cepat.

Lanjut dr. Jerry hanya ambulans Indonesia yang dapat memasuki area tersebut di daerah mabit dari negara-negara ASEAN. Tahun lalu ambulance Indonesia ada di jalur Jamarat di dalam sebelum terowongan jamarat.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina) merupakan fase terpenting dalam ibadah haji. Jemaah yang tidak wukuf di Arafah, maka ia tidak berhaji. Oleh karenanya kesiapan untuk pelayanan kesehatan jemaah harus benar-benar diaiapkan.

Kementerian Kesehatan telah menyiagakan lebih dari 300 tenaga kesehatan dari berbagai keahlian. Meski demikian kesiapan masing-masing jemaah menjadi hal paling penting.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Jemaah harus segera melengkapi alat pelindung diri (APD), ini sangat besar manfaatnya untuk menahan panas. Jangan lupa gunakan masker, payung, semprotan air, kacamata dan alas kaki yang nyaman,” pesan Jerry.

Sementara untuk jemaah yang mempunyai penyakit menahun seperti penyakit kencing manis atau penyakit darah tinggi jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi. “Jangan lupa juga perbanyak minum untuk menghindari dehidrasi,” jelas dr. Jerry. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB