Agam, Prokabar – Setelah beberapa hari berturut-turut melakukan usaha pencarian, Tim Gabungan akhirnya memutuskan menghentikan pencarian terhadap nenek Sofiah, pada Selasa (10/8).
Setelah satu minggu hilang, sang nenek masih belum berhasil ditemukan keberadaannya.
Sebelumnya, Nenek Sofiah dikabarkan menghilang dari pihak keluarga dan baru disampaikan pihak terkait pada Sabtu (7/8) pukul 12.00 WIB.
Padahal telah pergi dari rumah pada Selasa (3/8) lalu pukul 17.00 WIB.
Nenek berusia 81 tahun itu beralamat di Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Memiliki kemampuan kurang normal dan pikun. Dikabarkan pergi dari rumah menggunakan baju warna putih.
“Survivor meninggalkan rumah sejak hari Selasa tanggal 3 Agustus 2021, dan tim gabungan sudah berusaha melakukan pencarian. Namun tetap belum berhasil ditemukan,” ungkap Kabid KL BPBD Agam, Syafrizal melalui Petugas Pusdalops Selasa (10/8).
Menurut informasi masyarakat, Nenek Sofiah terakhir dilihat di Pasar Maninjau. Setelah berkoordinasi dengan aparat tempat dan pendataan, tim gabungan terdiri BPBD Agam dipimpin Kasi Kedaruratan, Ismar Budi Septa beserta anggota, Wakil Polsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin beserta anggota, Camat Tanjung Raya, PMI Agam, Koramil 05, TKSK, KSB, Pemerintah Kenagarian Maninjau dan Duo Koto.
“Pencarian hari ke empat ini dilakukan dengan pembagian tim atau sru. Tim satu melakukan pencarian dari Kelok 44 hingga ke Pasar Maninjau. Tim dua mencari dari rumah orang hilang Sampson ke Gasang Aia Angek. Dan tim tiga memulai pencarian dari Kantor Nagari Maninjau ke Nagari Duo Koto,” jelasnya.
Setelah beberapa hari melakukan proses pencarian namun tetap juga belum ditemukan.
“Berdasarkan hasil rapat tim gabungan, pemerintah kecamatan dan nagari maka untuk proses pencarian di hentikan hari ini,” tutupnya. (rud)
















