Daerah

Tim Gabungan BNPB Terus Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang Solok Selatan

Solok Selatan, Prokabar — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Tim Bantuan Darurat dan Peralatan bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan telah mencapai Jorong Manggis, sebagai wilayah terisolir dari bencana banjir bandang dan longsor Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat

Dalam keterangan resminya, Selasa (3/12), Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan bahwa upaya yang dilakukan tim gabungan hingga mencapai titik terisolir tersebut dilakukan dengan tujuan menyalurkan bantuan untuk ke sekian kalinya bagi warga yang terdampak bencana.

Ia menjelaskan, menurut keterangan tim logistik dari Dinas Sosial setempat, bantuan telah diserahkan sejak sehari setelah bencana terjadi ke seluruh area terdampak, termasuk Jorong Manggis.

“Beberapa pengungsi jorong Manggis juga mengakui bahwa bantuan sudah datang sejak setelah terjadi bencana, sebagaimana menurut laporan yang diterima Humas BNPB dari tim di lapangan,” ujar dia.

Beberapa jenis bantuan tersebut antara lain terdiri dari bahan makanan untuk dimasak di posko, dan juga paket sembako yang dikirim menggunakan mobil Patroli Polisi dengan kawalan ketat Tagana, Polri, Peksos dan masyarakat hingga mencapai titik terdekat. Petugas melanjutkan dengan akses jalan setapak. Mengingat pada awal kejadian, akses jalan masih tertimbun material longsor.

Dengan kehadiran tim gabungan di lokasi, warga Mampiang yang tinggal di perbukitan paling atas segera turun mengambil bantuan dengan berjalan kaki.

Sementara itu akses menuju Mampiang masih dalam proses pembukaan jalan dengan alat berat jenis eskavator. Oleh karena itu akses satu-satunya hingga saat ini baru bisa dicapai dengan jalan setapak dan kendaraan jenis trail belum bisa menembus medan tersebut.

Sebelumnya, BNPB juga telah menyalurkan bantuan untuk korban bencana terdampak bencana banjir bandang dan longsor Solok Selatan berupa Dana Siap Pakai senilai 250 juta, kemudian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 350 juta, bantuan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat 650 juta dan bantuan lain berupa logistik dan peralatan yang telah dikirimkan dalam 4 tahap.

“Selain pendistribusian logistik, kegiatan seperti trauma healing dan layanan kesehatan juga dilakukan di posko pengungsian Jorong Manggis,” kata dia. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik

Tirto.ID
Loading...
To Top