Pasaman, Prokabar — Upaya evakuasi terus dilakukan pihak BPBD Pasaman usai badai dan banjir yang menerjang Kampung Lambak dan Lundar Nagari Panti Timur Kecamatan Panti.
Bahkan bersama Dinas Sosial setempat, anggota dinas dan tim evakuasi telah mendirikan dua unit tenda darurat. Gunanya tak lain untuk posko bencana dan penampungan korban terdampak angin kencang dan banjir.
Diketahui, atas kejadian banjir dan badai ini, merusak 45 unit rumah warga. Tiga diantaranya mengalami rusak parah dan tidak bisa dihuni.
“Untuk tiga keluarga ini, kami telah mengevakuasinya. Bahkan malam usai kejadian, kami telah berikan bantuan berupa alat-alat dapur, pakaian dan lainnya. Ini baru bantuan sementara untuk korban bencana angin kencang” sebut Efka Emi, Kepala Dinas Sosial Pasaman, Kamis (2/8).
Menurut Efka, hari ini tim Dinas Sosial akan turun melakukan pendataan 45 unit rumah yang rusak tersebut. Lalu mencatat dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh korban bencana untuk saat ini. (Ola)
















