Tim Ahli Dari Jerman Akan Tata Sungai Batang Arau

Penulis -

Rabu, 27 November 2019 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pemerintah Kota Padang menerima kedatangan Tenaga Ahli (Experts) dari GIZ dan Kota Hildesheim Jerman yang akan menata Sungai Batang Arau sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Kota Hildesheim.

Kedatangan tim ahli dari Jerman ke Padang, akan melakukan survei awal terhadap Program Experts for Municipal Partnership Worldwide (Solid Waste Management) di Sungai Batang Arau, pada 27 November – 1 Desember 2019 sebagai salah satu wujud item kerja sama di bidang pengelolaan sampah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Tim ahli yang berkunjugt yaitu Project Manager at Experts for Municipal Partnership Worldwide (FKPW) Programme Dorothee Wolf, Torsten Balck dari Hildesheim, Consultan/Expert of GIZ Carsten Zehner dan Malhdonal Anwar dari GIZ Jakarta yang diterima langsung Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang saya menyambut baik kunjungan dari rombongan tim ahli dari Jerman,” kata Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa di Gedung Putih Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang.

Kepala Bagian Kerjasama Setda Kota Padang Erwin menyampaikan kunjungan ini merupakan umpan balik dari proposal yang ditawarkan Pemkot Padang kepada Pemerintah Kota Hildesheimdalam bidang pengelolaan sampah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami mengusulkan tentang pengelolaan limbah sungai Batang Arau yang proposalnya diajukan sekitar tiga bulan lalu dan alhamdulillah disetujui oleh pihak GIZ Jerman bekerja sama dengan Pemerintah Kota Hildesheim,” kata dia.

Ia mengatakan kedatangan tim ahli dari Jerman untuk melihat secara detail dan lebih dekat serta mendengarkan informasi secara langsung Sungai Batang Arau mulai dari hulu hinga hilir.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dalam peninjauan tim ahli akan melihat bentuk kondisi fisik semua Sungai Batang Arau dan permasalahan yang ada disertai upaya penanganan yang akan diberikan, ujarnya.

Pemkot Padang juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kementerian PUPR.

“Tujuannya untuk memfokuskan bantuan yang akan diminta dan disepakati untuk dukungan bantuan teknik dan manajemen,” kata dia. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB