Tiket Pesawat Mahal, Gubernur Sumbar : Ambil Sisi Positifnya

Penulis -

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta masyarakat dan perantau untuk bisa mengambil sisi positif dari mahalnya harga tiket pesawat untuk mudik Lebaran 2019, karena sulit mengharapkan adanya penurunan harga signifikan saat kebutuhan sangat tinggi.

“Kami sudah empat kali menyurati Kementerian Perhubungan terkait tiket mahal ini, tetapi belum ada hasil. Sekarang kita coba ambil sisi positifnya saja, perekonomian angkutan darat kembali bergairah,” katanya, Selasa.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Ia mengatakan itu terkait arus mudik perantau Minang yang diperkirakan akan lebih banyak lewat jalur darat menggunakan bus atau mobil pribadi ketimbang lewat jalur udara pada Lebaran 2019, karena tiket pesawat yang mahal.

Ia menyebut pemanfaatan jalur darat untuk mudik akan menghidupkan kembali banyak usaha yang dulu sempat lesu, bahkan mati. Perusahaan angkutan kembali bergairah berikut usaha-usaha ikutannya, seperti pedagang makanan, mainan, serta pedagang kuliner.

“Rumah makan sepanjang jalan lintas Sumatera hidup kembali. Orang-orang yang menjual jasa di sekitarnya juga akan mendapatkan usahanya kembali,” katanya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Mahalnya harga tiket sejak akhir 2018 telah menjadi persoalan pelik bagi Sumbar, terutama di bidang pariwisata yang menjadi “jualan ” utama daerah. Berbagai upaya telah dilakukan diantaranya menyurati Kementerian Perhubungan sampai empat kali.

Isu itu bahkan dibawa dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Padang yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Meski demikian persoalan tiket pesawat yang mahal tetap belum terselesaikan hingga saat ini.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Menjelang Lebaran, masyarakat Minang di perantauan menjadi salah satu yang paling merasakan dampak tingginya harga tiket pesawat. Sebagian terpaksa tidak bisa pulang, sebagian lagi memilih jalur darat untuk pulang kampung.

Diprediksi jumlah perantau Minang yang pulang lewat jalur darat pada tahun ini meningkat cukup signifikan dari tahun sebelumnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru