Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

Tiga Ulama Minang Penyebar Islam di Sulawesi. Siapa Dia?

Dibaca : 2.2K

MAKASSAR, PROKABAR – Tiga ulama Minangkabau diminta datang ke Makassar, negeri nan jauh, di timur. Untuk apa? Islamkan kami.

Tiga ulama itu kemudian membelah laut berbulan-bulan. Entah dengan kapal jenis apa. Ia tinggalkan kampungnya di Koto Tangah, Padang. Siapa ulama hebat itu?
Ulama kita ini dipanggil Datuk. Ketiganya, Abdul Makmur Khatib Tunggal, disapa akrab Datuk ri Bandang. Kedua, Sulaiman Khatib Sulung, disapa Datuk Patipang dan ketiga Abdul Jawad Khatib Bungsu atau Datuk ri Tiro.
Ulama Minang ini pergi meninggalkan kampung halamannya nan permai kira-kira abad ke-17.
Tanyalah kepada siapa saja, asal orang Sulsek, termasuk Wapres Jusuf Kalla, pasti mereka menyebut Islam yang mereka peluk diajarkan oleh ulama Minangkabau.

Dari tiga datuk itu yang paling terkenal Datuk ri Bandang. Datuk ini bersama dua sahabatnya tak serta merta menyebarkan Islam. Pertama menyelidiki dulu siapa yang paling berpengaruh.

Setelah diketahui barulah ulama kita ini bergerak. Maka bacalah buku “Islamisasi Kerajaan Goa, Abad XVI sampai Abad XVII yang ditulis Ahmad M Sewang (2005)
Dari buku ini diketahui Datuk ri Bandang seorang ahli fikih, Datuk Pitamang ahli tauhid dan Datuk ri Tiro ahli tasauf.

Sejak anak Minang ini hadir di angin mamiri itu, Islam pun lambat laun mulai tumbuh. Penganutnya raja-raja dan kaum bangsawan.
Tak ada catatan kemana datuk-datuk ini setelah itu dan dimana kaumnya di Koto Tangah. Yang dicatat sebelum ke Sulawesi para datuk ini sempat menyebarkan Islam di Kutai, Kalimantan.

Lalu kini rasa hormat orang Sulsel pada orang Minang dipelihara dengan baik. (nrs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top