Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Tiga Bulan Melarikan Diri, DPO Cabul Ditangkap Satreskrim Polres Pariaman

Dibaca : 277

Pariaman, Prokabar – Tiga bulan melarikan diri, akhirnya KA (44) DPO cabul berhasil diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pariamn di Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Padang Pariaman, Rabu (8/7).

Pelaku K A (44), ditangkap di Rumah istrinya di Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, karena telah melakukan pencabulan terhadap Mawar (nama samaran) 11 tahun yang merupakan pelajar.

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana yang didampingi Kasubag Humas Polres Pariaman AKP Syafruddin mengatakan bahwa pelaku berhasil ditangkap berdasarkan informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku yang sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) sejak tiga bulan lalu.

“Pelaku kita tangkap di rumah mertuanya di Ulakan, kita tangkap tanpa perlawanan dan kemudian langsung kita bawah kemako Polres Pariamam untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutur Deny saat Conferensi Pers bersama awak media di Lobi Mapolres Pariaman, Rabu (8/7).

Kasus pencabulan tersebut dilakukan pelaku KA terhadap Korban, sambung Deny Rendra Laksmana, Selasa (21/4) lalu diidalam kamar rumah pelaku di Korong Batu Bayur, Nagari Malai III Koto Sungai Geringging, Kecamatan Sungai Geringging.

Aksi tak bermoral itu dilakukan tersangka sewaktu korban Mawar (nama samaran) bermaim bersama dengan temannya disekitar rumah pelaku KA, kemudian datang adik korban memberitahukan bahwa pelaku KA memanggil untuk datang kerumahnya kemudian korban pun datang kerumah pelaku KA dan saat dirumah tersebut pelaku memberi korban buah timun yang sudah disimpan dalam plastik dan beberapa uang kepada korban.

Kemudian pelaku menyuruh korban memberikan timun tersebut kepada adik korban untuk dibawah pulang, saat adik korban pulang pelaku langsung menggendong korban kebdalam kamar dan menidurkan di atas kasur lantai kemudian pelaku mengunci pintu dan melakukan pencabulan itu.

Saat mencabuli korban datanglah kakak korban Fajar dan mendobrak pintu rumah tersebut dan pelakupun berhenti pencabuli korban, sekitar 15 menit kemudian korbanpun mengaku telah dicabuli pelaku KA yang tidak lain adalah kakek panggilan oleh korban sehari- hari maupun tidak kakek kandung.

Tidak menerima anaknya dicabuli pelaku KA, orang tua korbanpun melalotkan kejahatan itu kepada pihak kepolisian Polres Pariaman.

“Kita tangkap pelaku berdasarkan lapkran orang tua korban, namun saat ditangkap pelaku menghilang selama tiga bulan dan baru sekarang bisa kiga tangkap,” sebut AKBP Deny.

Pelaku kini menekam di sel tahanan Polres Pariaman untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Pelaku KA melanggar pasal 82 ayat 1 UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI NO 1 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU, dengan pidana penjara paling singkat 5 tajum dan paling lama 15 tahun dan denda 5 miliyar. (Syh)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top