Tidak Ambil Dana Subsidi, Dalih PSPS Riau untuk Lepas Dari Hukuman

Penulis -

Rabu, 18 Maret 2020 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – PSPS Riau tetap bisa mengikuti kompetisi Liga 2 2020 dengan kondisi memiliki tunggakan gaji kepada pemain dari musim sebelumnya. Mereka bahkan memetik kemenangan 3-0 pada laga perdana kontra Semen Padang.

Hal tersebut memunculkan tanda tanya dan kecaman, termasuk kepada PSSI selaku federasi, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang merupakan operator kompetisi profesional Indonesia, yakni Liga 1 dan Liga 2.

Pasalnya, PSPS sudah mendapat surat bahwa mereka dilarang mendaftarkan pemain baru selama tiga periode karena kasus penunggakan gaji. Keputusan itu juga berdasarkan NDRC, atau National Dispute Resolution Chamber.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Pihak PSPS berdalih bahwa mereka sudah berkirim surat kepada LIB, dengan tembusan ke PSSI, pada 9 Maret, dengan nomor 035/PSPS-RIAU/III/2020. Yang intinya, bersedia untuk tidak mengambil dana subsidi Liga 2 sebesar Rp 1.150.000.000.

“Nominal subsidi tersebut akan dijadikan alat pembayaran pelunasan semua utang tunggakan gaji PSPS dengan para permain yang bersangkutan di putusan NDRC dan APPI [Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia],” kata Arsadianto Rahman, sebagai direktur utama.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

“Kami meminta kepada PSSI agar sanksi berupa larangan melakukan proses pendaftaran pemain, baik tingkat nasional maupun internasional, paling lama tiga periode pendaftaran dicabut, atau dihapuskan agar kami dapat melakukan registrasi pendaftaran pemain secara normal,” imbuhnya, dikutip goal.com.

Kini, menarik ditunggu bagaimana upaya PSPS untuk melunasi utang mereka kepada pemain. Karena, secara tidak langsung LIB menjadi punya beban untuk segera melunasi uang distribusi kepada PSPS, supaya bisa menyelesaikan kasus penunggakan gaji.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

APPI sendiri menegaskan bahwa pembayaran tunggakan tersebut harus diselesaikan oleh PSPS, tanpa perantara. Menariknya, selain PSPS, klub lain diklaim masih menunggak gaji, seperti Kalteng Putra, Perserang Serang, PSMS Medan hingga Mitra Kukar.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB