Terus Bertambah, Korban Gempa Solok Selatan Capai 42 Orang

Penulis -

Kamis, 28 Februari 2019 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Hingga Kamis (28/2) siang, jumlah korban luka-luka akibat gempa bumi tektonik yang melanda Kabupaten Solok Selatan, terus bertambah mencapai 42 orang.

“Mereka kami rawat di tiga puskesmas, dan satu orang kami rujuk ke RSUD,” kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman saat dihubungi dari Padang, Kamis.

Ia merinci warga yang luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah saat gempa terjadi yang dirawat di tiga puskesmas meliputi Puskesmas Mercu 35 orang, Puskesmas Abai 3 orang, Puskesmas Talunan 2 orang dan Puskesmas Bidar Alam 2 orang ( 1 orang rujuk ke RSUD).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia mengatakan sebagian besar luka yang dialami warga berada di bagian atas badan karena tertimpa reruntuhan bangunan. “Seperti di kepala. Bahkan ada satu warga yang kepalanya harus mendapatkan 12 jahitan,” ujarnya.

Selain menyiagakan puskesmas, Dinas Kesehatan juga mendirikan tiga posko kesehatan untuk penanganan warga yang menjadi korban gempa bumi, yakni di Sei Kunyit, Talunan dan Sangir Jujuan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Posko kesehatan untuk menangani korban-korban yang luka ringan. Untuk persediaan obat-obatan cukup,” ujarnya.

Sementara data BNPB sebanyak101 unit rumah rusak tersebar di empat nagari yang meliputi 30 unit rumah rusak sedang terdapat di Nagari Talunan Maju Kecamatan Sangor Balai Janggo.

Lalu 4 unit rumah rusak berat dan 6 unit rumah rusak sedang di Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Jangjo.

Satu unit rumah rusak berat dan 30 unit rumah rusak sedang dan rusak ringan di Nagari Sungai Kunyit Barat Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sebanyak 30 unit rumah rusak sedang dan ringan di Nagari Ranah Pantai Cermin Kecamatan Sangir Batanghari.

BPBD Kabupaten Solok Selatan masih melakukan pendataan. Tenda telah didirikan untuk logistik dan pengungsi. Dampak gempa tidak besar sehingga diperkirakan kerusakan tidak luas.

Solok Selatan diguncang dua kali gempa pada Kamis dengan kekuatan magnitudo 4,8 sekitar pukul 01.55.02 WIB dan pukul 06.27.05 WIB yang berkekuatan magnitudo 5,3. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB