Daerah

Tertimpa Batu, Sulton Meregang Nyawa di Sumur Galiannya

Pasaman, Prokabar — Malang nian nasib Muhammad Sultoni (27) warga Kampung Koto Nopan Setia, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan.

Sumur yang digalinya untuk sumber air kehidupan bagi keluarga, ternyata menjadi tempat terakhir bagi Sultoni meregang nyawa.

Ia tertimpa batu sebesar gaban saat menggali sumur, Jumat (4/12) sekitar pukul 11.30 WIB. 

“Sultoni meninggal karena tertimpa batu di sumur berkedalaman sekitar empat meter yang digalinya di belakang rumah,” kata Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin.

Sementara itu, istri korban Miska kepada polisi mengaku, sumur itu sudah berhari-hari digali. Di kedalaman sekitar dua meter terdapat batu yang tidak bisa dibuang. Merasa aman, Sulton terus menggali hingga kedalaman empat meter. Tapi naas, batu yang berada di pinggang sumur itu, ternyata sebesar gaban. Batu itu jatuh dan menimpa korban.

“Anggota Polsek Rao yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi. Dikarenakan batu yg menimpa korban di dalam sumur sangat besar, proses evakuasi pun menggunakan alat berat,” jelas Kapolres.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung divisum dan diserahkan pada keluarga untuk dikebumikan. (Ola)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top