Bukitinggi, Prokabar —- Tim satuan kerja keamanan dan kertertiban (SK4) Kota Bukittinggi mengamankan tujuah orang remaja yang diduga melakukan aksi balap liar didalam terminal aur kuning, Sabtu (2/1) dini hari.
Panik saat tim turun ke lokasi, salah seorang pembalap melarikan diri dengan mamakai baju balap lengkap. Selanjutnya tim mengamankan motor dan tuak yang mereka minum untuk dibawa ke kantor Satpol PP
Kasi Ops Satpol PP Bukittinggi, Dodi Andreasia mengatakan pada pukul 02.15 wib tim kembali bergerak menggunakan menelusuri bangunan kosong disamping kantor gojek, “Lokasi tersebut diduga sering digunakan untuk berkumpulnya anak punk dan dijadikan tempat menginap bagi mereka laki laki dan perempuan dalam satu bangunan.” ungkapnya melalui keterangan tertulis.
Lalu tim bergerak menuju jln. By pass manggih, sebelum mencapai lampu merah disalah satu gang tim mendapati seorang banci yang sedang menunggu pelanggan, melihat tim berpakaian seragam banci tersebut melarikan diri masuk kedalam gang dan terjadi kejar kejaran namun dapat diamankan karena tim menggunakan motor trabas.
“Kami mengamankan YS alias Meta umur 23 tahun, warga gurun panjang. Dirinya mengakui pelanggannya berasal dari sopir truk yang melintasi jalan bypass,” terangnya.
Setelah mengamankan waria, kembali tim bergerak ke warung internet yang masih buka melewati jam 02.00 wib dan mengamankan 15 orang anak usia sekolah yang sedang asyik bermain game online hal.
“Ini melanggar perda nomor 7 tahun 2013 tentang izin usaha warnet yang hanya memperbolehkan anak sekolah sampai jam 21.00 wib dan membuka warung internet pada hari senin sampai dari hari jumat tidak boleh lewat sampai jam 02.00 wib.” tutupnya. (*/hdp)
















