Tersentuh! ‘Nada Sousou’ Hiroaki Kato feat Arina Bingkai Arti Kehilangan Orang Tercinta

Penulis -

Kamis, 28 November 2019 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pasangan penyanyi dua negara, Hiroaki Kato (Jepang) dan Arina Ephipania baru saja merilis single perdana mereka berjudul ‘Nada Sousou’.

Keduanya mengenalkan lagu asal Jepang yang diartikan dalam bahasa Indonesia di kantor Yoshimoto Kreatif Indonesia di Jalan Kemang Utara, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

“Lagu ini adalah single pertama kami. Memang lagu ini ada di track ke sepuluh di album saya sebelumnya. ‘Nada Sousou’ punya kenangan buat kita berdua terutama Arina yang jatuh hati ketika manggung bersama Mocca di Okinawa,” jelas Hiroaki membuka perbincangan dengan awak media.

Foto Beb - Hiroaki Kato dan Arina launching single 'Nada Sousou'
Foto Beb – Hiroaki Kato dan Arina launching single ‘Nada Sousou’

“Iya benar, jauh sebelum kenal sama dia (Hiroaki) saya suka dengan lagu ‘Nada Sousou’. Ternyata lagu ini artinya sangat dalam sekali yaitu tentang kehilangan seseorang yang dicintai,” tutur Arina menambahkan.

Di Jepang lagu yang dinyanyikan Natsukawa Rimi ini mengandung arti air mata yang mengalir tanpa sadar. Si pencipta lagu mempersembahkan lagu ini untuk kakaknya yang telah meninggal dunia.

“Walau kenangan bersamamu kan pudar, sisa jejakmu akan kucari, ku teringat padamu Nada Sousou, Ku percaya kita kan bersama lagi,” ucap Hiroaki menyebut sepenggal lirik lagu ‘Nada Sousou’.

Tidak hanya berarti bagi pasangan yang menikah Agustus lalu, penyanyi Tulus pun tertarik dengan lagu ‘Nada Sousou’. Bahkan pelantun ‘Sepatu’ ini menjadi pengarah kreatif video yang disutradari Galih (Emkara Film).

“Sesuai dengan lagunya tentang perpisahan, kita buat video klip di Bali. Suasana pedesaan yang cocok banget dan modelnya anak-anak. Lumayan bersabar juga kerjasama anak-anak,” ucap Galih.

Foto Beb - Hiroaki dan Arina sedang menjelaskan lagu kolaborasi mereka
Foto Beb – Hiroaki dan Arina sedang menjelaskan lagu kolaborasi mereka

Hiroaki pun menambahkan lagu ini kembali terinspirasi ketika Indonesia dilanda kesedihan. Terutama saat gempa melanda Palu, banyak korban yang kehilangan orang tercinta.

“Semoga lagu ini bisa menghibur orang-orang yang merasa kehilangan orang tercinta. Menjadi manfaat dan arti bila suatu saat nanti kita akan bersama,” tutur Hiroaki.

Selain itu, Arina ingin lagu kolaborasi mereka menjadi inspirasi persatuan dua negara.

“Jangan melihat masa lalu, kita harus bersatu. Hanya dengan seni dan budaya kita akan berjalan damai. Semoga single ini diterima oleh pendengar,” harap Arina. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’
‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters
Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 
Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”
Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’
Gelaran Konser ‘GIGINFINITY’, 30 Tahun GIGI Berkarya
Tercatat Jadi Alumni ‘Serdadoe 88’, Lady Rocker Tia Veres Mengaku Teringat Masa Masa Indah di Sekolah
Bawakan Lagu ‘Teman Rasa Pacar’, Lyia Jadi Trending di Youtube

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:59 WIB

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:01 WIB

‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:47 WIB

Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:22 WIB

Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”

Kamis, 12 September 2024 - 15:51 WIB

Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB