Ternak Warga Nagari Tiku V Jorong Dimangsa Buaya

Penulis -

Selasa, 19 Februari 2019 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Mutiara, Prokabar — Penghuni rawa dan muara sungai memangsa beberapa ekor hewan ternak warga di Jorong Labuah, Nagari Tiku V Jorong beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut sempat membuat warga resah dan kuatir akan kehadiran predator purba tersebut.

Menurut Azmi, pemilik ternak tersebut Buaya dengan panjang sekitar 4 meter bersama anaknya berhasil memangsa 1 ekor kambing, 1 ekor angsa dan belasan ekor ayam ternak miliknya dan warga lainnya. Bahayanya, buaya tersebut sudah mulai berani mendekati pemukiman.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

BKSDA Resor Agam mendapati laporan dari Bripka Reffren, Bhabinkamtibmas setempat langsung mendatangi lokasi.

“Kami langsung melakukan pertemuan dengan warga di masjid setempat untuk mengsosialisasikan dan memberikan penyuluhan agar tidak beraktifitas dan melepaskan ternaknya disekitar lokasi rawa tersebut,” ungkap PEH (Pengendali Ekosistem Hutan) BKSDA Resor Agam, Ade Putra.

Jarak rawa dengan pemukiman yang hanya 25 meter membuat warga menjadi resah dan meminta dilakukan penanganan terhadap satwa bernama latin Crododylus Porosus tersebut. Langkah awal melakukan identifikasi terhadap penyebab dan kondisi habitat lingkungan sekitar kejadian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berdasarkan hasil identifikasi sementara di lapangan, diduga buaya tersebut memangsa ternak warga akibat berkurangnya pakan di dalam habitatnya. Persaingan sesama individu Crocodil itu juga disebabkan penyempitan lahan yang sebagian sudah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Untuk lokasi yabg berdekatan dengan pemukiman, BKSDA berencana bersama warga akan memasang jaring pengaman disekitar antara batas rawa dengan pemukiman.

“Kita akan memasang jaring sepanjang 100 meter lebih. Hal ini mengantisipasi Buaya untuk naik ke darat dan juga mencegah warga terutama anak-anak untuk mendekati rawa tersebut,” lanjutnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sebelumnya, BKSDA Resor Agam juga sedang melakukan penanganan dan pemantauan terhadap Buaya yang bertelur. Lokasi tidak jauh dari lokasi penyerangan ternak warga. Lokasi berada di Perkebunan Kelapa Sawit milik warga di Jorong Ujung Labuang Nagari Tiku V Jorong. “Telur buaya tersebut diperkirakan akan menetas pada awal bulan April nanti,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB