Daerah

Terkait Ada Pungli Di Mandeh, Ini Tanggapan Bupati

Pessel, Prokabar — Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni mengimbau, kepada masyarakat dilarang melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap pengunjung wisata dengan dalih apapun di seluruh objek wisata yang ada di daerah ini.

“Pungli suatu tindakan yang dapat merusak nama baik daerah dan membuat orang tidak ingin datang lagi ke daerah kita,” kata Bupati Pessel, Hendrajoni, Rabu (12/6) di Painan.

Menurut Hendrajoni, pungli merupakan suatu tindakan melanggar hukum dan mesti dihindari oleh siapapun. Sementara khusus di objek wisata masyarakat selalu diingatkan agar tidak melakukan Pungli pada pengunjung.

“Kita terus melakukan imbauan kepada masyarakat tidak melakukan pungli di objek wisata yang ada. Hal itu juga diingatkan kepada petugas di lapangan agar tidak melakukan pungli kepada pengunjung wisata,” tegasnya.

Kabupaten Pessel, katanya, memiliki objek wisata yang menjadi mangnet orang untuk berkunjung. Objek wisata itu memiliki pesona alam yang unik yang barangkali tidak dimiliki daerah lain.

Antara lain, Kawasan Mandeh yang kini telah menjadi destinasi wisata unggulan. Objek wisata bahari itu semangkin ramai dikunjungi wisatawan baik dalam maupun luar daerah, bahkan luar negeri.

Untuk memudahkan wisatawan mengakses Mandeh lewat darat, maka pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR membangun jalan yang kini telah bisa dilintasi oleh wisatawan baik dari Bungus Teluk Kabung Padang maupun dari Tarusan.

Lanjutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa untuk meningkatkan kunjungan, maka objek wisata mesti dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai, salah satunya jalan.

“Ya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa untuk meningkatkan kunjungan, maka objek wisata mesti dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai, salah satunya jalan,” tutupnya,(min)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top