Pasaman, Prokabar – Dua warga Kabupaten Pasaman Barat hanyut terbawa arus sungai di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati Kabupaten Pasamam, Selasa (14/4) sore.
Kejadian naas tersebut terjadi akibat curah hujan yang ekstrem melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Pasaman dari siang hingga malam hari.
Informasi yang berhasil dirangkum, satu orang diantaranya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara satu orang lagi masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepada awak media, Kepala Pos SAR Pasaman, Randi menyampaikan, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke badan jalan.
“Akibat luapan tersebut, kendaraan yang ditumpangi korban terjebak di tengah arus. Saat korban berusaha keluar untuk menyelamatkan diri, arus sungai yang deras langsung menyeret keduanya,” jelasnya.
“Korban diketahui bernama Dewi Hayati (50) dan Meji Ardi (37), yang merupakan warga Kabupaten Pasaman Barat,” terangnya.
Laporan kejadian pertama kali diterima dari Wali Nagari Alahan Mati, Rivo Niswar, pada pukul 19.03 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 19.20 WIB dengan kekuatan enam personel.
Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan membuahkan hasil pada pukul 20.40 WIB. Satu korban atas nama Meji Ardi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar satu kilometer dari titik kejadian.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, satu korban lainnya, Dewi Hayati, hingga kini masih dalam pencarian.
Randi menerangkan, proses pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi cuaca yang masih diguyur hujan serta arus sungai yang deras dan berbahaya.
Meski demikian, operasi pencarian dipastikan akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel.
“Kita akan terus melakukan pencarian dan menyisir sungai bersama tim gabungan dan masyarakat setempat, ” Katanya. (RH)
















