Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Terjadi Perubahan Data Akumulasi Covid 19 di Tanah Datar, Ini Penyebabnya

Dibaca : 142

Tanah Datar, Prokabar – Meski beberapa hari terakhir angka penambahan orang terinfeksi Covid 19 Tanah Datar cukup signifikan, namun pada hari ini kamis (22/10) tidak ditemukan adanya penambahan kasus baru.

Meski demikian, masyarakat diminta untuk tetap mentaati protokol kesehatan (menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan) dan menghindari kerumunan agar tidak tertular.

Sampai saat ini, Tanah Datar masih berstatus Zona Orange, atau wilayah yang beresiko sedang penularan Covid 19.

“Alhamdulillah sampai siang ini, Tanah Datar tidak ada penambahan kasus baru konfirmasi sementara sembuh bertambah 1 orang. Mudah-mudahan ke depan kondisi bisa bertahan sehingga Tanah Datar bisa turun ke zona kuning dan hijau,” sampai Kabid P2P Dinkes Roza Mardiah.

Disampaikan data 1 orang sembuh tersebut yakni seorang pensiunan (58) warga Jorong Koto Baru Batu Basa Kecamataj Pariangan.

Roza menambahkan, berdasarkan hasil konsolidasi data di tingkat provinsi, terjadi perubahan akumulasi orang terinfeksi Covid 19 di Tanah Datar, dari 326 orang menjadi 323 orang. Hal ini terjadi karena adanya perpindahan data 3 orang konfirmasi positif Tanah Datar ke daerah lain, yakni 1 orang masuk data Kabupaten Pasaman dan 2 orang masuk data Kota Padang Panjang.

“Dengan adanya perubahan itu, rekapan sampai hari ini yaitu, akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 323 orang yang terdiri dari 3 orang dirawat di RSUD Pariaman, 2 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 8 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 2 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 5 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 1 orang dirawat di RS Unand Padang, 14 orang karantina di PPSDM Baso, 2 orang karantina di Padang Panjang, dan 83 orang isolasi mandiri,” tutupnya.

Sementara, dari 323 orang yang terkonfirmasi itu, 191 sudah dinyatakan sembuh dengan hasil negatif, meninggal dunia 10 orang. Sementara Suspek tercatat sebanyak 21 orang, Probable 2 orang dan pelaku perjalanan 26 orang. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top