Pasaman, Prokabar — Abrasi terus melanda sungai Alahan Panjang, Kecamatan Bonjol. Keadaan semakin memburuk baru-baru ini. Sekitar 20 hektar sawah petani ikut terdampak abrasi.
Sawah rusak ini tersebar sepanjang tiga kejorongan, Jorong Alai, Jorong Biduak dan Jorong Belimbing, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol.
Pantauan Prokabar.com, sungai Alahan Panjang mengalami abrasi sekitar 1,5 kilometer. Salah seorang tokoh masyarakat setempat Zulkifli Rahman mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya saat ini puluhan warga setempat tidak bisa lagi mengolah lahan sawah mereka untuk menanam padi.
Abrasi sungai Alahan Panjang itu kata Zulkifli juga mulai menggerogoti tebing sisi kiri jalan umum yang bisa terputus di Jorong Biduak.
“Disamping meluluhlantakan puluhan hektare sawah petani, abrasi sungai Alahan Panjang ini juga menerjang jalan umum di Jorong Biduak. Kalau tidak segera ditangani, saya yakin dampak dari abrasi sungai ini akan terus meluas dan bisa mengakibatkan kerugian yang lebih besar lagi,” kata Zulkifli.
Sementara Wali Nagari Ganggo Mudiak, Ali Azwir mengatakan abrasi sungai Alahan Panjang itu sudah terjadi cukup lama. Namun tak kunjung ditindaklanjuti oleh Dinas PU Pasaman.
Ali Azwir pun mengaku sudah berkali-kali mengajukan oroposal untuk normalisasi Sungai Alahan Panjang itu ke Dinas PU Pasaman. Jika tidak kunjung diperbaiki, bisa-bisa abrasi atau banjir akan menerjang rumah-rumah warga yang berada dipinggir sungai (Ola)
















