Tiku, Prokabar – Jajaran BPBD Agam dibantu Satpol PP Agam, Damkar, PMI, POL AIR dan Kamla Tiku beserta Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara dan Nagari Tiku Selatan bersama-sama melakukan evakuasi penemuan mayat, Jumat siang (4/1). Penemuan awalnya seorang nelayan yang hendak melaut dan melihat sesosok mayat di tengah laut tersebut.
Menurut Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi melalui Weri Ikhwan, Anggota Tim Gabungan melakukan evakusi penemuan mayat sekitar 14 Km dari pantai TPI, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara.
“Kami dikagetkan adanya penampakan penemuan mayat di tengah laut oleh nelayan. Mendapat informasi tersebut sejumlah tim gabungan dari berbagai pihak berkepentingan langsung ke lokasi dan mengangkat tubuh tidak benyawa tersebut,” katanya.
Berdasarkan informasi, perkiraan mayat tersebut berasal orang hilang di Pasaman Barat. Kami mendengar ada orang hanyut dan hilang tiga hari lalu. 2 orang sudah ditemukan, sedangkan satu lagi belum. “Dan kemungkinan besar mayat ini, orang hilang di Pasaman Barat tersebut. Namun demikian, hal tersebut belum bisa kita pastikan. Harus dibuktikan dengan keterangan pihak berwenang,” terangnya.
Petugas yang turut mencari tergabung dalam Satgas BPBD bersama Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, Pol Air, Kamla Tiku, Puskesmas Tiku, Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara, masyarakat Nagari Tiku Selatan. “Mayat sudah kita evakuasi dan dibawa akan langsung ke tim medis. Berharap identitas mayat tersebut segera diketahui,” pungkasnya. (rud)
















