Agam, Prokabar — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid 19 Kabupaten Agam membagikan wastafel atau Tendon pencuci tangan untuk fasilitas umum di pasar-pasar tradisional. Peletakan pencuci tangan disertai tabung air, bantuan PT. Mutiara Agam tersebut diutamakan di lokasi pusat keramaian.
“Pasar memang tidak mungkin kita tutup. Karena setelah diupayakan, ternyata kebutuhan masyarakat sangat tinggi membutuhkan pasar,” terangnya.
Meski demikian, pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB membantu peningkatan intensif pemerintah dan masyarakat dalam physical distensing. “Pasang tempat cuci tangan itu diletakan di Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, Kamis (23/4) lalu.
Tempat cuci tangan ini dipasang sebanyak dua unit pada bagian depan pasar atau pintu masuk arah terminal.
Ketua Harian GTP2 Covid-19 Agam, M. Dt. Maruhum menyebutkan, tempat mencuci tangan ini dipasang supaya pedagang dan pengunjung pasar dapat mencuci tangannya akan dan setelah masuk pasar. Sebagai langkah untuk memutus mata rantai Covid-19.
“Pedagang dan pengunjung pasar juga diwajibkan memakai masker. Serta menjaga jarak dengan orang sekitar,” tegasnya.
Selain di Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, Tim Gugus Tugas tersebut juga meletakan tabung beserta alat pencuci tangan tersebut di Pasar Baso. Diserahkan ke Pangulu Pasar Sarikat Baso, Agam E. Dt. Junjuangan Pangulu.
Tendon air cuci tangan itu sebanyak 4 Unit yang diserahkan anggota tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Agam, didampingi Wali Nagari Tabek Panjang Muhammad Jirji Zaidan, Senin (27/4).
Melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam, Yunaidi selaku sekretariat GTP2 Covid-19 Agam, bantuan tersebut langsung dimanfaatkan di area Pasar Baso tersebut.
“Dengan sering mencuci tangan sebelum dan sesudah masuk pasar, akan membantu kebersihan dan mengantisipasi penyebarannya,” terangnya.
Sementara itu, Walinagari Tabek Panjan, Jirji Zaidan menambahkan alat cuci tangan ini akan ditempatkan disekitar lokasi yang banyak dikunjungi warga masyarakat. Sekaligus melatih warga masyarakat untuk selalu cuci tangan sebelum dan sesudah dari pasar,” tuturnya. (rud)
















