Temuan Bawaslu Pasaman, Ada Daftar Pemilih Siluman dan Ganda

Penulis -

Kamis, 12 Oktober 2023 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Proses Pemilu semakin dekat. Sudah pasti pula semakin ketat ikat pinggang di tubuh Bawaslu dalam proses pengawasan. Apalagi kini dalam tahapan pemutakhiran daftar pemilih oleh KPU.

Pasalnya, tahapan paling rawan temuan pelanggaran adalah saat pemutakhiran daftar pemilih ini.

Seperti halnya di Bawaslu Pasaman. Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Farmas dan Humas, Rini Juita melaporkan, ada daftar pemilih yang telah ditetapkan sebagai pemilih, namun orangnya entah dimana rimbanya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kasus ini bersua oleh kami. Sudah dikoordinasikan dengan KPU. Dan sudah ditindaklanjuti,” kata Rini, Kamis (12/10).

Diakui Rini, dalam pengawasan, Bawaslu harus memutar otak. Butuh strategi. Harus jitu, supaya tidak ada atau minim pelanggaran dalam proses demokrasi ini.

“Bayangkan saja, salah satu problem itu, Bawaslu mengawasi proses pemutkahiran daftar pemilih, namun Bawaslu tidak punya salinan perihal siapa saja daftar pemilih ini. Makanya kami butuh strategi dalam proses mengawasi agar tidak ada pelanggaran seperti yang sudah dijelaskan tadi,” kata Rini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Strategi yang dimaksud Rini ialah meningkatkan koordinasi dengan Panwas di kecamatan hingga ke nagari-nagari. Serta memberikan kisi-kisi, dimana saja titik rawan dalam proses pemutakhiran daftar pemilih ini. Hasilnya dilaporkan ke KPU dan ditindaklanjuti.

“Misalnya saja masyarakat yang tidak memenuhi syarat tapi masuk dalam daftar pemilih. Ada pula masuk daftar pemilih, tapi entah dimana orangnya. Belum lagi yang ganda. Paling rawan kini itu, daftar pemilih tambahan,” jelas Rini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Perihal daftar pemilih tambahan ini, diakui Rini, pihaknya masih menjalin koordinasi dengan pihak penyelenggara (KPU).

“Kini ada pula gelombang pindah-pindah pilih. Apakah itu pindah karena kedinasan atau yang sengaja pindah karena alasan tertentu. Perihal ini masih kami koordinasikan dengan pihak KPU bagaimana teknisnya agar tidak melanggar aturan,” pungkas Rini. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB