Tempat Isolasi Penuh, Pemko Padang Siapkan Lokasi Alternatif

Penulis -

Kamis, 8 Juli 2021 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Hendri Septa

Wali Kota Padang Hendri Septa

Padang, Prokabar – Sejak beberapa hari terakhir ini, kasus COVID-19 di Kota Padang terus melonjak naik, mengakibatkan tempat isolasi Rumah Nelayan di Kecamatan Koto Tangah terisi penuh.

Sebagai antisipasi, Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan tempat karantina baru, salah satunya Asrama Haji Tabing.

“Ya, rumah nelayan penuh, kita akan upayakan lokasi-lokasi lain seperti Asrama Haji dan balai-balai yang ada di provinsi,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa, Kamis (8/7/2021).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Wali Kota menyebutkan, Pemerintah Pusat sudah memperbolehkan Asrama Haji untuk digunakan sebagai tempat karantina pasien COVID-19.

“Sebagai tindak lanjutnya, nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak pengelola Asrama Haji terkait rencana pemakaian Asrama Haji untuk tempat karantina,” ujar Hendri Septa.

Namun sementara ini, Pemko Padang masih dibantu oleh Pemprov Sumbar dalam menyiapkan lokasi atau tempat karantina pasien COVID-19.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Hendri Septa menambahkan, Pemko Padang terus berupaya menekan angka penularan COVID-19 agar tidak melonjak naik.

“Saat ini kita sedang berada di zona orange, karena itu kita harus berhati-hati agar tidak masuk ke zona merah. Maka dari itu, saya mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Jika kita bersama-sama komit dengan prokes ini, kita optimis bisa menekan angka penularan COVID-19,” jelas Hendri Septa.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebut, rumah nelayan sudah terisi penuh sejak kemarin. Pihaknya menyiapkan dua rumah sakit untuk tempat isolasi mandiri.

“Kita menyiapkan Semen Padang Hospital (SPH) serta Rumah Sakit Unand sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien,” jelasnya. (*/vina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB