Teknologi Informasi Tak Berbatas

Penulis -

Rabu, 22 September 2021 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Adrian Tuswandi

Komisioner Komisi Informasi Sumbar

 

SEBUAH Revolusi cepat terus terjadi di sektor teknologi informasi. Hari ini peristiwa detik itu pun viral ke banyak platform media sosial. 

Maju merengsek terus adalah keniscayaan, kecepatan makhluk informasi dan teknologi ini tidak bisa dibungkam. 

Bahkan kata Napoleon Bonaparte ‘Saya tidak takut dengan seribu pedang, tapi saya takut dengan goresan tajam tinta wartawan’. 

Di era platform media saat ini semua orang bisa menulis, semua orang bisa share kabar dan semua orang bisa dianggap wartawan. Kalau kata Napoleon itu nyata, duh berapa banyak orang terkapar oleh goresan chat kaum netizen di media sosial. 

Saat ini, tentu mahasiswa sebagai calon pemimpin tidak bisa mengingkari kekuatan teknologi informasi, mahasiswa harus upgrade akan semua model informasi dan satu keunggulan mahasiswa itu adalah kekuatan analisa akan sebuah informasi, cek and ricek, saring sebelum sharing adalah keunggulan dimiliki mahasiswa. 

Jika. mahasiswa terjerumus oleh informasi yang dishare dalam kancah teknologi 4.0 bahka  5.0 maka kekaraman negeri menunggu waktu. 

Menjadi calon pemimpin tentu tidak boleh baper terhadap informasi kritikan tapi punya since scientifika terhadap informasi itu. 

Fakta, data dan argumen ilmiah yang renyah harus diperkuat di kalangan pemimpin. 

Pemateri sebagai anak bangsa berjibaku dalam. kencangnya arus informasi dan teknologi juga tidak sempurna sekali dalam menyikapi ini. Tameng menghadang informasi hoax dan SARA adalah kemauan untuk melakukan cek and ricek tadi. 

Memang sih ada piranti hukum menyangkut konten hoaks dan SARA dan juga bisa dikenakan pasal pidana pencemaran nama baik, tapi itu berproses makanya kemauan untuk mengklarifikasi dan menginisiasi sebuah informasi benar dan nyata harus berimbng apalagi. mahasiswa calon pemimpin negeri kedepan. 

Ayo renangi kemajuan informasi dan teknologi jangan hanyut apalagi sampai tenggelam oleh  kemajuan itu. Orang bisa menjadi penguasa dunia ketika informasi di genggamnya. 

Terus ada era keterbukaan informasi publik, mestinya kemajuan informasi teknologi kekinian dan kedepan menjadi penguatan kita untuk terbuka informasi dan memudahkan  kita mengakses informasi publik. 

Di era keterbukaan informasi publik pejabat publik di badan publik tidak gampang lagi menyebut informasi di rahasiakan atau dikecualikan. 

Era keterbukaan dengan UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik telah sedemikian diatur bahwa informasi publik itu semua informasi dihasilkan badan publik yang dibiayai oleh APBN/APBD sepenuhnya atau sebahagian. 

Nah, apalagi, selagi uang itu bersumber dari rakyat maka hak rakyat untuk tahu, informasinya harus mudah diakses, murah didapat dan cepat diberikan. 

Demikian materi ini disampaikan dengan topik kemajuan informasi teknologi di era keterbukaan informasi publik. 

Disampaikan di LKMM Tingkat Menengah digelar ISI Padang Panjang, Sabtu 18 September 2021. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB