Padang, Prokabar — Dalam mewujudkan Padang bebas pekat dan maksiat, sebanyak 60 personil Satuan Polisi Pamong Praja dikerahkan ke tempat-tempat keramaian yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminal dan bencana setiap hari.
“Dari total 507 personil yang kita miliki, setiap harinya diturunkan sebanyak 60 orang personil yang dibagi dalam dua shif. Selain itu personilnya juga di BKO kan di tempat-tempat keramaian yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminal dan bencana,” ungkapnya beberapa saat lalu.
Lebih lanjut ia mengatakan, setiap harinya pihaknya melakukan operasi untuk menertibkan dan mengamankan Kota Padang berbagai tindak pelanggaran perda.
“Satuan Polisi Pamong Praja-Satpol PP bersama Linmas Kota Padang tetap komit dalam melaksanakan penegakan Perda dalam upaya menciptakan suasana yang aman dan kondusif sekaligus menciptakan Kota Padang bebas dari berbagai penyakit masyarakat dan maksiat,” sambungnya.
Al Amin menambahkan, sesuai tugas dan fungsinya, Satpol PP dan Linmas juga akan terus memantau dan melakukan patroli menyangkut pencegahan perilaku dan tindakan negatif dari generasi muda dan pelajar.
“Sekarang marak terjadi peredaran narkoba, tawuran antar pelajar dan pemuda. Jadi kita siap siaga terus untuk mengamankan Kota Padang ini,” tuturnya. (hdp)
















