Tanpa Bantuan Pemerintah, Warga di Pessel Mampu Bangun Jalan Rabat Beton

Penulis -

Senin, 18 Februari 2019 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Warga Kampung Air Terjun, Nagari Taratak, Kecamatan Sutra, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melaksanakan kegiatan gotong royong hasil swadaya masyarakat dalam membangun jalan rabat beton tanpa menggunakan Dana Desa (DD).

“Jadi kita gotong royong bangun jalan ini adalah hasil swadaya dari warga tanpa menggunakan Dana Desa atau Dana Nagari. Hari ini yang sudah kita laksanakan kurang lebih sekitar 500 meter panjangnya, dan dengan lebar sekitar 2,4 meter,” kata tokoh pemuda setempat Robber (33) kepada Prokabar.com, Senin (18/2).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkan, dengan pembangunan jalan tersebut maka dana swadaya yang ada sudah tersalur. Selain itu memang perlu diberi tau secara langsung.

“Kita masyarakat yang ada di sini sudah berbuat baik, semoga Pemerintah bisa lebih lagi memperhatikan kami,” ujarnya.

Dikatakan, pembangunan jalan dari swadaya itu juga ingin membuat contoh kepada warga serta kepada pemerintah setempat.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Jalan ini sudah dibangun sekitar 500 meter, jalan ini merupakan jalan transportasi kerumah warga di daerah itu,” ungkapnya

Diakuinya, selama ini jalan di Kampung Air Terjun, sementara jalan tesebut sangat ditambahkan oleh warga, padahal warga sudah acap kali memintak kepada Pemerintah Nagari bawah jalan tersebut segera dibangun, namun Pemrintah Nagari tetap abai.

Sehingga dengan adanya gotong royong bangun jalan hasil swadaya masyarakat tersebut, ke depan Pemerintah lebih membantu serta memperhatinkan kampung Air Terjun ini.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Harapan kami warga bisa diperhatikan oleh pemerintah. Dengan adanya bagunan ini, kita ingin memotivasi Pemerintah Nagari,” ujarnya lagi.

Dengan demikian, jalan yang baru dibangun tersebut sudah bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Kalau untuk kendaraan roda dua sudah bisa masuk, namun kalau untuk roda empat mungkin dikhawatirkan,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB