Agam, Prokabar – Sejumlah ruas jalan dan sejumlah rumah warga di Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam, Sumbar, Minggu malam (30/9). Satu titik lokasi longsor dan 3 titik banjir terjadi Nagari Tiku Utara dan Nagari Tiku Selatan menyebapkan 4 rumah warga terendam banjir dan jalan penghubung Cancang Randah dengan Bukik Malintang terban dan terputus.
Menurut Kalak BPBD Agam, Lutfi melalui Kabid KL, Wahyu Bestari menyebutkan bencana tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Di saat curah hujan yang masih tinggi menyebapkan jalan terban di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara.
“Jalan tersebut penghubung antara Cacang Randah dengan jorong Bukit Malintang Kembali terban sepanjang 20-25 Meter,” katanya.
Penyebab jalan terban lanjutnya, tergabungnya 2 anak air yakni anak Air Durian Dadiah dan anak Air Balai Baiak, sehingga sesampai di Anak Air Kerinci meluap akibat penyempitan Irigasi di Anak Air Kerinci. “Akibatnya akses jalan menuju Bukit Malintang tidak bisa dilewati kendaraan. Untuk jalur alternatif bila ada masyarakat yang hendak ke Bukit Malintang, bisa melewati jalan Padang Kabau,” Ungkap Wahyu.
Bencana Banjir pertama terjadi pada ruas jalan Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara sepanjang 15-20 Meter dengan ketinggian 20-25 cm. Lokasi Banjir kedua di Jorong Sungai Nibung, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara.
“Di Sungai Nibung mengakibatkan terendamnya 1 unit rumah dan peron sawit warga serta sejumlah ruas jalan sepanjang 300 meter dengan ketinggian 30 hingga 60 Cm,” terangnya.
Lokasi Banjir terakhir terjadi di Jorong Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara. “Banjir ini merendam 2 unit rumah warga atas nama Syahrial (42) bersama seorang istri dan 4 orang anak. Dan Fadil (35) bersama istri dan 2 orang anaknya,” tutur Kabid KL BPBD Agam tersebut.
Banjir di Jorong Gasang Kaciak, Nagari Tiku Selatan diduga akibat meluapnya Batang Aia Ambai Tiyuang, Batang Aia Lakok Uak dan Batang Aia Lakuak Sana.
“Untuk kondisi banjir yang merendam rumah warga sudah mengalami penyusutan. Satgas BPBD Kabupaten Agam terjun langsung bersama Pemadam Kebakaran, Pemerintah Kecamatan dan Nagari turun langsung untuk meninjau lokasi kejadian tersebut,” Tutup Kabid KL BPBD Agam. (rud)
















