Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Tanah Datar Telah Kirim 5.939 Sampel ke Lab Unand

Dibaca : 179

Tanah Datar, Prokabar – Berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Tanah Datar, pada senen (23/11) tidak ditemukan kasus Covid 19 di kabupaten tersebut. Hal ini seiring dengan pemeriksaan sampel yang telah dikirimkan hampir rampung diselesaikan oleh Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang.

“Tidak ada laporan masuk hari ini dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang,” Kabid P2P Dinkes TanahbDatar Roza Mardiah, melalui Bagian Humas Setdakab Tanah Datar.

Disampaikan,  jumlah sampel yang dikirimkan pihaknya ke Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang sampai tanggal 23 November sebanyak 5.939. Sedangkan hasil dari seluruh sampel itu, telah diterima sebanyak 5.900 sampel.

“Saat ini masih menunggu sisa sampel yang masih belum ke luar dan untuk pemeriksaan hari ini baru dikirim ke Padang,” tulisnya.

Meski persentase sampel yang tengah menunggu hasil tergolong rendah, namun pihaknya akan terus melakukan uji swab terhadap orang yang kontak dengan pasien terkinfirmasi. Hal ini tak lain guna mencegah penularan yang lebih luas.

“Pengambilan dan pemeriksaan sampel akan terus kita lakukan. Selama covid 19 ini masih ada, akan terus kita lakukan,” tegas Roza.

Memutus mata rantai penyebaran Covid 19, pihaknya berharap masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas sehari-hari.

“Mari bersama lawan Covid-19 dengan melakukan 3 M, selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tutur Roza

Sementara, sampai hari ini akumulasi kasus terkonfirmasi tercatat sebanyak 557 orang, dimana 365 dinyatakan sembuh dengan hasil negatif, dan meninggal dunia sebanyak 18 orang. Suspek Covid 19 juga tercatat sebanyak 17 orang, probable 2 orang dan pelaku perjalanan 17 orang.

“Yang masih terinfeksi itu penangananya, 1 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUD Pariaman, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 9 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 3 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 10 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 10 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 1 orang dirawat di RS Unand Padang, 5 orang karantina di PPSDM Baso, dan 129 orang isolasi mandiri,” tutupnya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top