Pasaman, Prokabar — Tanah bergerak di Pasaman. Panik tujuh keliling warga dibuatnya, serasa mau kiamat. Apalagi saat warga melihat ada bagian tebing yang ikut merekah dan amblas dengan kedalaman sekitar 50 cm.
Kejadian ini terjadi di Kampung Tongah, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti. Akibatnya, puluhan rumah di wilayah itu terancam roboh. Warga sekitar pun kocar-kacir mengevakuasi diri setelah fenomena ini terjadi.
Salah seorang warga, Amri Masta mengatakan, kejadian naas ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur daerah itu sejak Jumat (2/11) hingga Sabtu (3/11) pagi. Tiba-tiba, tebing di sisi belakang rumah warga, tiba-tiba bergerak menurun diiringi retakan. “Kejadian ini sudah kita laporkan ke BPBD Pasaman,” kata Amri Masta, Senin (5/11).
Kepala BPBD Pasaman, Maspet Kennedy mengatakan, pihaknya sudah melaporkan peristiwa tanah bergerak ini kepada Badan Geologi Bandung, untuk segera diteliti penyebabnya.
“Di siai lain, kita meminta warga meningkatkan kewaspadaan. Saat ini Pasaman sangat rawan bencana, jika memungkinkan untuk mengungsi, maka mengungsilah, biar aman,” tutup Maspet. (Ola)
















