Daerah

Tan Rajo Khairul : Kasus LGBT Coreng Wibawa Minangkabau

Tanah Datar, Prokabar-Keberadaan prilaku menyimpang LGBT yang melakukan perbuatan tidak senonoh di fasilitas publik dinilai telah mencoreng wibawa masyarakat Minangkabau. Minangkabau yang dikenal berbudaya dan beragama, dan memegang teguh  falsafah hidup Adat Basandi Syarak, Syrak Basandi Kitabullah (ABS- SBK),maka  tidak seharusnya hal tersebut bisa terjadi.

” Peristiwa di Batusangkar sangat mencoreng wibawa kita sebagai orang Minangkabau yang berbudaya dan beragama,” ucap Tan Rajo Khairul Anwar, penggiat sosial kemasyarakatan.

Ia juga menilai jika lingkaran LGBT cukup banyak di Sumatera Barat, dan malah, kelompok itu, juga secara terang-terangan melakukan kegiatannya di muka publik.  Anehnya, banyak orang yang suka dengan sikap mereka  karena dianggap menghibur. Jasa mereka juga digunakan sebagai tata rias dan bentuk lainnya

“Ranah ini sudah sakit, lingkaran LGBT cukup banyak di Sumatera Barat, bahkan ada yg terang terangan melakukan kegiatan di muka publik,” ucap pria yang juga Konsultan Kementrian Desa PDTT ini.

Konsultan Ahli Program Inovasi Desa Sumatera Barat ini pun berharap, pemerintah serius menyikapi kasus ini. Pemerintah mesti memetakan  dan memberikan pembinaan serius terhadap mereka.  Pembinaan yang diingikan tidaklah setengah- setengah,  sebab merubah perilaku sangatlah sulit, terlebih kelompok mereka sudah terorganisir cukup lama di negeri ini.

” Jangan hanya janji-janji kampanye saja, sementara ranah ini makin suram dari harkat kita sebagai yang mengaku religius dan berbudaya,” tutupnya. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top