Tak Kunjung Usai, Warga di Sutra Terpaksa Goro Penimbunan Jembatan Gantung

Penulis -

Rabu, 3 April 2019 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tak kunjung usai, warga di Kampung Batu Bala, Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), terpaksa gotong royong penimbunan untuk kelancaran akses jembatan gantung di daerah setempat.

Pantau Prokabar.com Rabu (3/4) dilapangan, jembatan yang terbangkalai di nagari ini merupakan proyek pengerjaan pemerintah nagari setempat. Terkahir dikerjakan tahun 2018 lalu, hingga saat ini pengerjaan jembatan tersebut masih terbangkalai dan tidak bisa dilalui oleh warga.

Selanjutnya, warga yang gotong royong ini menggunakan cangkul untuk menggabil tanah dekat jembatan, dan mereka mengangkut tanah ini menggunakan gerobak seadanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Saat gotong royong, mereka juga sempat berkata kesal kepada perintah nagari,” jo pitih pemerintahan mambangun jembatan indak juo salai tu do, kama pitih nagari salamo ko pai ndak, (sama uang pemerintah (nagari) jembatan ini dibangun tak juga kunjung selesai), kemana uang nagari ini selama ini), ucap warga

“Kami berharap, supaya jembatan ini dibangun sebaik-baik mungkin. Karena kondisi seperti ini, terpaksa kami yang menimbun, soal ini sudah sering disampaikan ke wali nagari, namun tidak ada jawaban,” kata salah seorang warga setempat, Edi (45).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia menambahkan, proyek yang terbangkalai tersebut merupakan proyek kegiatan dari pemerintah nagari setempat. Anggaran untuk pembangunan jembatan ini menelan anggaran hingga Rp400 juta.

“Persoalannya kami tidak tahu pasti, tapi kalau untuk Rp400 juta itu menurut kami cukup untuk jembatan gantung ini. Tapi, di sini tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Untuk saat ini warga, khusus dari petani setempat tidak memiliki alternatif lain selain ikut turun tangan supaya jembatan bisa dilalui. Sebab, jembatan itu merupakan salah satu akses terdekat untuk sampai ke ladang dan kebun mereka.

“Karena akses kami satu-satunya, maka kami lakukan goro. Karena sebelumnya, sudah ada dari kami yang jatuh melintasi jembatan terbangkalai ini,” tutup Edi merupakan Ketua Kelompok Tani di daerah itu,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB