Tak Kunjung Dapat Kepastian Hukum, Seorang Warga Pasaman Adukan Nasib Pada Awak Media

Penulis -

Senin, 14 Januari 2019 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar —Nasib Al Rozi (48) masih terkatung-katung dalam mencari keadilan di Pasaman. Memang malang nian nasib warga Tingkarang, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao ini. Ia seakan dipermainkan dalam mencari keadilan atas penganiayaan yang dialami anaknya, Dhio Aulia Alfin (14).

Hari berganti, tahun berlalu yang kasus sesuai laporanLP/34/VI/2018/Sek-Rao tanggal 11 Juni 2018 lalu ini, 

masih belum jelas sampai mana prosesnya. Al Rozi didampingi kuasa hukumnya Boy Roy Indra bercerita kejadian naas ini berawal saat sang anak Dhio pulang ke kampung halamannya. Ia baru saja pulang libur sekolah saat lebaran dari pesantren di Payakumbuh.

Suatu ketika, pada 10 Juni malam 2018 lalu, Dhio pulang tadarus dan hendak ke warung Al Rozi yang berada di Pasar Rao. Dhio pun meminta temannya Irfan untuk menemani. Karena sama-sama takut, Dhio membawa tiga orang temannya yang lain dengan dua unit motor.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Di tengah jalan, tiga orang teman Irfan yang tidak kenal dengan anak saya ini, membelokan laju kendaraannya ke Kubu Sungkai Nagari Tarung Tarung. Karena takut pulang berduaan, Dhio yang saat itu mengendarai sepeda motornya dan membonceng Irfan terpaksa ikut,” kata Al Rozi.

Siapa sangka, tiga orang teman Irfan ini ternyata masuk ke Kubu Sungkai hanya untuk melempari rumah salah seorang warga bernama Iwan. “Dhio yang mengikut di belakang, terkejut saat kelakuaan ketiga anak ini. Hingga akhirnya, Iwan keluar rumah dan meneriaki ada maling. Ketakutan, anak saya memacu lari kendaraannya, ia bahkan tidak tahu jalan. Hingga akhirnya anak saya dapat dihentikan oleh Iwan dan langsung menghajarnya,” kata Al Rozi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Beruntung ada masyarakat yang kenal dan masih berstatus keluarga dengan Al Rozi. Masyarakat inipun  menyelamatkan Dhio.”Sebelum melapor ke polisi, saya menelusuri perkara ini. Ternyata tiga orang anak yang melempar rumah tadi, punya dendam kepada Iwan. Iwan pernah hampir menabrak salah seorang anak yang melempar rumahnya. Usai pelemparan, permasalahan mereka telah diselesaikan oleh ninik mamak dan keluarga setempat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sementara anak saya yang tidak tahu apa-apa, seenaknya mereka pukul. Makanya saya melapor. Anak saya hancur dibuatnya. Luka lebam, mata berdarah hingga tak sadar diri kala itu. Tapi sudah berbulan bulan, sudah berganti pula Kapolsek, belum juga tampak titik terang proses kasus ini,” kata AL Rozi.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Rao Fachrul Rozi mengaku, kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping. Hanya saja berkas ini belum lengkap alias P21.

“Iya Pak, berkas sudah di kejaksaan. Saat ini, kami sedang koordinasi dengan pihak jaksa apa saja yang diperlukan untuk proses P21. Kapan sidanya kami belum bisa memastikan,” tutuo Fachrul Rozi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB