Tak Jadi ke Sicincin, Ini Trase Baru Tol Padang-Pekanbaru

Penulis -

Selasa, 11 Februari 2020 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Trase jalan tol Padang Pariaman-Pekanbaru kilometer 4,2-30 kembali dialihkan untuk menghindari persoalan pembebasan lahan dan penggusuran permukiman penduduk.

“Semula trase itu mengarah ke Sicincin. Tapi karena di ujungnya ada masalah, kita alihkan. Sekarang keluar di Kapalo Hilalang, kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Padang Pariaman,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Selasa.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mengatakan pihaknya sudah menerima dokumen trase dari Dirjen Bina Marga. Langkah selanjutnya menyiapkan SK untuk penetapan lokasi (Penlok). Setelah itu pekerjaan bisa dilanjutkan kembali.

Trase yang baru dipepetkan ke arah perbukitan yang relatif “aman” karena berupa lahan tidak terpakai serta tidak ada akses jalan yang memadai sehingga diyakini akan lebih mudah dalam proses pembebasan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Trase baru itu juga relatif jauh dari permukiman warga sehingga penggusuran rumah warga akan sangat minim.

“Kita berharap dengan pemindahan trase itu persoalan yang semula terjadi dengan masyarakat baik terkait kepemilikan bersama sebuah lahan, atau harga appraisal yang tidak cocok bisa teratasi,” ujarnya.

Irwan menargetkan tahun depan, tol Padangpariaman-Pekanbaru kilometer 0-30 di Kepala Hilalang, Padang Pariaman sudah bisa diselesaikan dan dilanjutkan pada tahap selanjutnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sebelumnya pembangunan tol Padang Pariaman-Pekanbaru tahap I 0-30 kilometer berkali-kali harus terhenti karena persoalan pembebasan lahan yang tidak kunjung selesai.

Masyarakat menuntut harga yang menurut mereka layak, sementara harga yang ditetapkan oleh tim appraisal jauh dari harapan masyarakat.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB