Pesisir Selatan,Prokabar–Ada-ada saja yang dilakukan oleh seorang pemuda Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Riski Efendi (25), diduga nekat membunuh diri dengan cara gantung diri.
Informasi dihimpun Prokabar.com Minggu 11 Desember 2019, Riski ditemukan oleh tantenya sendiri, Siel (45) di dalam rumah Sabtu (21/12) pukul 18.00 WIB.
“Korban meninggal gantung diri menggunakan tali taiyen (plastik) panjang 1,5 meter yang diikat ke tiang kayu kuda-kuda di dalam rumahnya, “kata Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui Kapolsek Batang Kapas Iptu Impriadi.
Pihaknya mendapatkan laporan dari keluarganya sendiri yang melaporkan peristiwa ini. Setelah mendapat laporan, pihanya, bersama anggota Polsek langsung mengevakuasi korban dan juga di bantu masyarakat sekitar.
Setelah itu, pihaknya bersama masyarakat langsung membawa korban ke Puskesmas terdekat, untuk di visum.
“Saat dievakuasi korban telah meninggal, sementara dari hasil visum korban murni dinyatakan meninggal karena bunuh diri,” ujarnya.
Ia menambahkan, motif dari bunuh diri ini, Riski dikabarkan gagal karena menikah. Tak berpikir lama Riski langsung gantung diri.
Dari bebeapa keterangan saksi, Riski sudah bertunangan dengan pasangannya, tak lama kemudian hubungan keduanya putus akibat dilarang oleh orang tua pasangannya.
“Rizki adalah seorang duda beranak satu, sedangkan Calon nya masih gadis. Tapi, selama menjalani hubungan, status Riski tidak diketahui oleh keluarga pasangannya. Saat dilangsungkan pernikahan keluarga pasangannya langsung memutuskan pernikahan mereka, “tutupnya.(min)
















