Padang, Prokabar – Sepanjang 2018, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, terdapat 2.203 penderita demam berdarah dengue (DBD), dan lima diantaranya diketahui meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday menjelaskan data tersebut secara keseluruhan diperoleh dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar.
Berdasarkan data, Kasus DBD terbanyak ditemukan di Kota Padang sebanyak 699 kasus dan berujung kematian 3 kasus. Sementara Mentawai paling kecil dengan hanya 2 kasus dan nihil kematian.
Dilanjutkan Merry, untuk penanganan penderita telah dilakukan penanganan di Puskesmas rawat inap dan rumah sakit. Tindakan utama dengan mengganti cairan (banyak minum dan infus) penyebab dari virus dengue.
“Pengobatan spesifik untuk DBD tidak ada, untuk itu kita menghimbau masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” ujarnya.
Menurutnya, Fogging tidak prioritas sebab bukan menyelesaikan akar masalah, karena hanya nyamuk dewasa yang mati.
Sebab, nyamuk yang sering terkena fogging akan mengalami resistensi nyamuk terhadap malathion (obat fogging). Jadi langkah tersebut bukan menyelesaikan masalah.
Terkait dengan itu, sepanjang tahun 2018 pihaknya telah melakukan penyuluhan ke masyarakat, dengan mengajak masyarakat melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk l, 3M Plus, dan memberikan informasi tentang tanaman pengusir nyamuk.
“Bahkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik di 3 daerah dilengkapi dengan SK kepala daerahnya yakni Darmasraya, Pasaman, dan Sawahlunto. Memberikan informasi melalui Media KIE, serta Pemberian Abate,” pungkas Merry.
Berikut rincian jumlah kasus DBD di 19 kabupaten dan kota di Sumbar:
1. Kota Padang sebanyak 699 kasus dan berujung kematian 3 kasus.
2. Kabupaten Agam 205 kasus, kematian 0.
3. Pesisir Selatan 157 kasus, kematian 0.
4. Tanah Datar 156 kasus, kematian 1.
5. Solok 140 kasus, kematian 0,
6. Solok Selatan 102 kasus, kematian 0.
7. Kota Bukittinggi 102 kasus, kematian 0.
8. Padang Pariaman 97 kasus, kematian 0.
9. Sijunjung 86 kasus, kematian 1.
10. Kota Solok 79 kasus, kematian 0.
11. Pasaman Barat 74 kasus, kematian 0
12. Kota Pariaman 73 kasus, kematian 0.
13. Pasaman 57 kasus, kematian 0.
14. Darmasraya 44 kasus, kematian 0.
15. Lima Puluh Kota 39, kematian 0,
16. Payakumbuh 37 kasus, kematian 0,
17. Sawahlunto 33 kasus, kematian 0
18. Padang Panjang 21 kasus, kematian 0.
19. Mentawai 2 kasus, kematian 0.(*/mbb)
















